Breaking News:

Haus Berlebihan, Hati-hati Bisa Jadi Anda Menderita Diabetes

Mengapa polidipsi? Dengan banyaknya urine yang keluar, badan akan kekurangan air atau dehidrasi

Thinkstock
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Penderita diabetes biasanya merasakan haus yang berlebihan. Di saat yang bersamaan, Ia juga kerap kali buang air kecil.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Ilustrasi Diabetes
Ilustrasi Diabetes (Hello Sehat)

Salah satu founder Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia), Prof. Dr. dr. Sri Hartini KS Kariadi, Sp.PD-KEMD., dalam bukunya Diabetes? Siapa Takut!! (2009), mengungkapkan, gejala kencing dan sering merasa haus ini muncul bersamaan dengan gejala lainnya.

Semisal turunnya berat badan secara drastis.

Kunci Penting Mencegah Nefropati Diabetik, Komplikasi Serius Penderita Diabetes

Seperti diketahui, gula adalah bahan bakar utama untuk pembentukan energi di dalam tubuh.

Di dalam sel, gula akan diolah menjadi energi atau tenaga untuk kebutuhan mendadak, dan sebagian akan disimpan agar dapat dipakai pada suatu waktu nanti.

Sementara, pada penderita diabetes, terdapat masalah dengan insulin, mungkin karena jumlah insulin yang kurang, efek kerja insulin dalam hal memasukkan gula ke dalam sel tidak sempurna, atau kedua-duanya, sehingga gula darah tetap akan tinggi.

Ketoasidosis Diabetik, Kondisi Mematikan yang Mengancam Jiwa Penderita Diabetes

Kadar gula darah yang tinggi ini pun dapat “meracuni” dan menyebabkan rasa lemah dan tidak sehat, serta menyebabkan komplikasi dan gangguan metabolisme yang lain.

Maka dari itu, pada penderita diabetes, penurunan berat badan biasanya akan disertai dengan beragam gejala lain, seperti:

1. Sering sekali buang air kecil dengan volume yang banyak (poliuri)

Halaman
123
Editor: Mona Kriesdinar
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved