Breaking News:

Yogyakarta

Komisi A DPRD DIY Harap Pergub Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan Jadi Tembok Terakhir

Para wakil rakyat ini menilai jika langkah pemerintah DIY untuk pemberian sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha cukup disayangkan untuk saat ini.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sanksi penegakkan protokol kesehatan yang sedang disusun dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) turut direspons oleh dewan.

Para wakil rakyat ini menilai jika langkah pemerintah DIY untuk pemberian sanksi bagi masyarakat dan pelaku usaha cukup disayangkan untuk saat ini.

Hal itu lantaran legislatif menilai jika gaung penegakkan protokol kesehatan sebetulnya sudah dimulai sejak awal pertama kali muncul Covid-19 di DIY.

"Mungkin jengkelnya sekarang. Makanya pergub itu diturunkan. Kalau diamati sebetulnya kan sudah sejak dulu itu. Hanya karena muncul klaster warung soto dan kelontong jadi panik, apalagi grafiknya naik terus," kata Wakil Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY Suwardi, kepada Tribunjogja.com, Kamis (3/9/2020).

Tidak Ada Sanksi Denda dalam Pergub

Ia lebih setuju jika pemerintah DIY memperkuat sosialisasi dan pemberian reward kepada mereka yang sudah tertib melakukan protokol kesehatan.

"Supaya yang lainnya ikut patuh protokol kesehatan, beri saja reward kepada mereka yang lebih dulu patuh dengan protokol kesehatan," ungkapnya.

Meski pada kenyataannya beberapa masyarakat DIY sudah mulai abai dengan protokol kesehatan yang berlaku.

Terapkan Sanksi Baru, Satpol PP Klaten Jaring 42 Warga yang Langgar Kedisiplinan

Suwardi menilai jika pemberlakuan pergub kali ini sangat tepat.

Namun, dirinya berharap peran pergub nantinya hanya sebagai tembok terakhir dalam penegakkan protokol kesehatan.

"Saya lebih setuju pemberian reward. Sanksi itu jalan terakhir lah. Makanya pergub cukup jadi tembok terakhir saja. Sosialisasi yang paling penting," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved