Punya Gejala yang Mirip, Kenali Perbedaan Kanker Usus Besar dan Sindrom Iritasi Usus Besar

Sindrom iritasi usus besar dan kanker usus mempengaruhi bagian tubuh yang sama dan memiliki gejala yang serupa.

Tayang:
Editor: Rina Eviana
IST
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM -Kabar duka datang dari aktor 'Black Panther,' Chadwick Boseman (43). Ia meninggal dunia setelah berjuang selama empat tahun melawan kanker usus besar atau colon cancer yang dideritanya sejak 2016.

Nah selain kanker usus besar ada juga penyakit  sindrom iritasi usus besar dimana gejalanya serupa dengan gejala kanker usus.

Sindrom iritasi usus besar dan kanker usus mempengaruhi bagian tubuh yang sama dan memiliki gejala yang serupa. Itu sebabnya, banyak orang yang sulit membedakan kedua jenis penyakit ini.

Sakit Perut
Sakit Perut (tipsbermanfaat)

Padahal, sangat penting untuk mengetahu perbedaan keduanya untuk menentukan metode pengobatan yang tepat.

Mengenal Kanker Usus Besar yang Diderita Aktor Black Panther Chadwick Boseman Sebelum Meninggal

Sindrom iritasi usus besar

Sindrom iritasu usus besar merupakan sekumpulan gejala gangguan pencernaan yang terjadi secara bersamaan. Sindrom iritasi usus besar berpotensi menyebabkan kerusakan usus.

Kondisi ini juga bisa meningkatkan risiko kanker gastrointetinal. Gejala yang dialami pada penderita sindrom iritasi usus besar bisa berupa berikut:

- kram

- sakit perut

- kembung

- sembelit

-diare.

Kanker usus

ilustrasi
ilustrasi (readersdigest ca.)

Sementara itu, gejala kanker usus biasanya terlihat setelah kanker berkembang pada tahap lanjut.

Kenali Gejala Awal 6 Jenis Kanker yang Sering Menyerang Anak-anak

Itu sebabnya, pengobatan penyakit ini seringkali tidak memberikan hasil efektif.

Gejala kanker usus besar bisa berupa munculnya perubahan kebiasaan buang air besar yang berlangsung selama beberapa hari.

Gejala kanker ini juga bisa berupa berikut ini:

-kram atau nyeri perut

- sembelit

- tinja berwarna gelap atau darah pada tinja

-diare

- kelebihan gas

- kelelahan

- perasaan bahwa buang air besar tidak lengkap

- penyempitan tinja

- perdarahan rektal

- penurunan berat badan secara drastis.

Kanker usus dan sindrom iritasi usus besar bisa menyebabkan kram perut atau nyeri serta mengubah kebiasaan buang air besar dalam beberapa hari.

Tak Selalu Kanker, Berikut 5 Penyebab Benjolan di Payudara

Kedua penyakit ini juga bisa menyebabkan smebelit dan diare serta penumpukan gas di perut. Namun, sindrom iritasi usus besar tidak menyebabkan keluarnya darah pada tinja.

Berbeda dengan kanker usus, sindrom iritasi usus besar tidak menyebabkan kelelahan ekstrim dan turunnya berat badan secara drastis.

Sindrom iritasi usus besar juga tidak menyebabkan pendarahan di area rektal.

Sindrom iritasi usus besar biasanya dapat dikelola dengan perubahan pola makan dan gaya hidup sehat.

Kabar baiknya, sindrom ini tidak meningkatkan peluang kita untuk mengalami kaker usus.

Karena gejala sindrom iritasi usus besar dan kanker usus terlihat sama, kita memerlukan bantuan dokter untuk menentukan diagnosis yang tepat.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gejala Mirip, Ini Beda Kanker Usus dan Sindrom Iritasi Usus Besar"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved