Breaking News:

Efek Terlalu Sering Minum Obat Sakit Kepala : Mual Hingga Sakit Kepala Rebound

Penggunaan obat sakit kepala yang berlebihan dinilai bisa memberikan dampak serius. Semisal Sakit kepala rebound yang seringkali disertai dengan mual.

today.com
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Obat penghilang rasa sakit kerap kali menjadi pilihan paling mudah yang bisa diambil begitu mengalami sakit kepala.

Obat-obatan ini mudah diperoleh di warung dan bisa dikonsumsi tanpa resep dokter.

Namun Anda perlu benar-benar mempelajari dosis penggunaan dan efek samping obat tersebut.

Apalagi, penggunaan obat sakit kepala yang berlebihan dinilai bisa memberikan dampak serius. Semisal Sakit kepala rebound yang seringkali disertai dengan mual.

Tiga Titik Pijatan untuk Menyembuhkan Sakit Kepala dan Migrain, Mudah dan Bisa Anda Lakukan Sendiri

Obat sakit kepala yang umum adalah jenis obat analgesik yang merupakan obat pereda nyeri yang sering dikonsumsi untuk mengurangi sakit kepala.

Ilustrasi obat
Ilustrasi obat (IST/Covesia)

Di antaranya termasuk parasetamol, obat antiinflamasi nonsteroid dan opioid.

Dikutip Tribun Jogja dari kompas.com, menyalahgunakan obat, menggunakannya secara berlebihan dan meminumnya untuk jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan rasa sakit yang melemahkan, yang memengaruhi tingkat produktivitas.

Diagnosis dapat dibuat jika seseorang menderita sakit kepala selama lebih dari 15 hari dalam sebulan selama minimal tiga bulan, sebagai akibat dari mengonsumsi obat anti-migrain secara berlebihan.

Sakit kepala rebound seringkali disertai dengan mual, sensitivitas cahaya dan suara, insomnia dan sembelit.

Wanita lebih sering terkena kondisi ini daripada pria.

Halaman
1234
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Mona Kriesdinar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved