Kulon Progo
Ketersediaan Stok Darah di PMI Kulon Progo Cukup Aman
Pada masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Kulon Progo masih cukup aman.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pada masa pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini, ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Kulon Progo masih cukup aman.
Wakil Kepala Unit Transfusi Darah PMI Kabupaten Kulon Progo, Inngusdi Sidi Gautama mengatakan untuk donor darah, PMI Kulon Progo saat ini mengandalkan masyarakat yang biasanya melakukan donor darah secara rutin.
Sebab sangat sulit jika mengandalkan donor darah yang sifatnya masal di tengah pandemi Covid-19.
Hal ini juga dilakukan untuk menghindari kerumunan agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.
• Realisasi Pembayaran PBB di Kulon Progo Hingga Juli Baru Rp 13,05 Milyar
"Caranya kita menghubungi pendonor melalui WhatsApp sesuai dengan kebutuhan golongan darah hari ini dan perkiraan kebutuhan untuk besok," jelasnya saat dihubungi Tribunjogja.com Rabu (26/8/2020).
Inngusdi merinci untuk stok darah di PMI Kabupaten Kulon Progo per 26 Agustus 2020 yaitu golongan darah A (WB 30 kantong, PRC 7 kantong, TC 3 kantong), golongan darah B (WB 4 kantong, PRC 1 kantong, TC 3 kantong), golongan darah O (WB 7 kantong, PRC 5 kantong, TC 3 kantong) dan golongan darah AB (WB 4 kantong, PRC 3 kantong dan TC kosong).
Terlebih untuk saat ini, golongan darah yang sering dicari yaitu golongan darah B dan O.
PMI Kabupaten Kulon Progo juga tidak hanya melayani rumah sakit (RS) yang berada di Kulon Progo melainkan juga melayani droping ke RS di Bantul, Sleman, Kota Yogyakarta yang tidak memiliki stok darah.
Selain itu, PMI Kulon Progo juga mengimbau dan mengedukasi kepada masyarakat agar tidak takut untuk melakukan donor darah di masa pandemi Covid-19.
PMI Kulon Progo telah menjalankan anjuran terkait protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dalam sistem pelayanan.
• PMI Kulon Progo Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Kompleks Pemerintahan
Seperti pemakaian APD bagi petugas donor darah, penyemprotan ruangan donor darah dengan menggunakan desinfektan sebelum dan sesudah digunakan dengan selang 10 menit baru digunakan untuk pendonor selanjutnya dan pembatasan jarak antar pendonor.
Selain itu juga keharusan untuk mencuci lengan pendonor yang akan disuntik dan pemakaian alat donor darah sekali pakai.
Oleh sebab itu, dengan edukasi tersebut pendonor yang rutin dan pendonor baru di PMI Kulon Progo semakin meningkat terbukti dengan adanya pendonor rata-rata 10 sampai 20 orang per hari.
"Dengan begitu, selalu ada masyarakat yang melakukan donor darah. Apalagi bila di hubungi via WA, pendonor pasti datang dengan menghubungi kembali dan menanyakan di PMI baru ramai atau tidak,"ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/stok-darah-ilust_20160209_173203.jpg)