Breaking News:

Yogyakarta

Sekda DIY Minta Pengerjaan Tol Tidak Pakai Tenaga Asing

Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji berharap pembangunan tol Jogja-Solo tidak menggunakan tenaga asing.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji memberikan keterangan pada media seusai pemasangan pathok pertama tol Jogja-Solo di Purwomartani, Kalasan, Klaten, Rabu (19/08/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji berharap pembangunan tol Jogja-Solo tidak menggunakan tenaga asing.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pada pemasangan pathok pertama tol Jogja-Solo di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Rabu (19/08/2020).

"Mohon tidak mengundang tenaga asing. Kerahkan tenaga kerja di Sleman sesuai bidangnya,"katanya.

Menurut dia, dengan memanfaatkan tenaga kerja dari Sleman akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kalau bisa dilaksanakan, apalagi masa pandemi, kita bisa berikan dampak ekonomi yang baik," sambungnya.

Bupati Sleman Minta Uang Ganti Untung Tol Digunakan untuk Hal Produktif

Dengan pembangunan jalan tol, diharapkan dapat memberikan dampak yang baik untuk masyarakat, khususnya kesejahteraan masyarakat DIY.

Dengan adanya tol, ia berharap pertumbuhan ekonomi di DIY semakin baik.

"Pada saat pembahasan tol yang dipikiran kami bukan bagaimana jalan tol dilaksanakan, tetapi apa yang bisa didapatkan setelah ada jalan tol di DIY. Bagaiamana petani nanti bisa lebih mudah mengirimkan hasil panen ke luar daerah. Kemudian wisatawan dari luar DIY lebih masuk, sehingga akan tumbuh perekonomian," lanjutnya.

Jalur Jalan Tol Yogyakarta Solo Mulai Dipasang Patok di Wilayah Kalasan Sleman

Ia menyebut panjang tol Jogja-Solo adalah 96,5 km.

Namun 60 km berada di wilayah DIY.

Untuk itu pihaknya optimis pertumbuhan ekonomi akan semakin baik.

"Nilai pengadaan hingga fisik cukup banyak. Artinya akan ada cukup banyak rupiah yang berputar di DIY. Dari 96,5 km, 60 km lebih ada di DIY. Ini bisa dimanfaatkan masyarakat di DIY untuk kemakmuran,"ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved