Jawa
Sawah di Klaten Diserang Hama Wereng, Karanganom dan Karangdowo Terbanyak Kena Dampak
Adapun dua kecamatan yang paling banyak diserang hama wereng yakni, kecamatan Karanganom seluas 45 hektar dan kecamatan Karangdowo seluas 23 hektar.
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Serangan hama wereng mulai mengancam sawah-sawah milik petani yang berada di Kabupaten Klaten.
Sedikitnya, 171 hektar sawah di Kabupaten Bersinar diserang oleh hama wereng coklat.
Akibat serangan itu, sejumlah petani yang berada di daerah itu terancam gagal panen dan merugi.
"Kalau data terakhir kita, ada sebanyak 171 hektare sawah di Klaten yang diserang oleh hama wereng," ujar Kepala Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Widiyanti pada Tribunjogja com, Rabu (19/8/2020).
Adapun dua kecamatan yang paling banyak diserang hama wereng yakni, kecamatan Karanganom seluas 45 hektar dan kecamatan Karangdowo seluas 23 hektar.
Meski demikian, diakuinya, pihaknya sudah berupaya untuk melakukan pencegahan agar sawah yang terkena hama wereng tidak semakin meluas ke areal sawah lainnya.
• Pengurus RT di Barenglor Klaten Bikin BUM RT, Buka Unit Usaha untuk Berdayakan Warga Sekitar
Salah satunya dengan menerjunkan petugas pengendali organisme pengganggu tanaman (OPT) secara rutin ke lapangan untuk membantu petani membasmi hama tersebut.
"Langkah pencegahan ini dilakukan setiap waktu," jelasnya.
Disamping itu, kata Widiyanti, pihaknya juga menyarankan kepada petani untuk menanam padi yang varietasnya bisa dikatakan tahan hama wereng seperti inpari 42, inpari 33, bondoyudo dan varietas lainnya.
Sementara itu, Koordinator Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) DPKPP, Mujiono, mengatakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan hama wereng tersebut.
Beberapa diantaranya yakni, iklim cuaca, pola tanam hingga penggunaan varietas yang rentan terserang wereng.
"Faktor yang mempengaruhi biasanya itu ada cuaca, seperti saat ini kemarau basah. Selain itu juga ada pola tanam dan penggunaan varietas," imbuhnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/penampakan-tanaman-padi-yang-diserang-hama-wereng-coklat-di-desa-glagahwangi.jpg)