Kisah Inspiratif
Dua Siswa SMP di Klaten Ciptakan Keran Air Otomatis Cegah Covid-19
Ide awal pembuatan keran air otomatis yang dibuat oleh Bian dan Hazel itu bermula saat keduanya mengumpulkan informasi terkait cara penyebaran Covid-1
Penulis: Almurfi Syofyan | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Almurfi Syofyan
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Merebaknya pandemi Covid-19 di Kabupaten Klaten sejak pertengahan Maret 2020 lalu membuat sejumlah bidang terganggu, termasuk bidang pendidikan.
Bahkan sejak 16 Maret 2020, aktivitas belajar mengajar tatap muka di Kabupaten Bersinar terpaksa dihentikan.
Proses belajar mengajar tatap muka di kabupaten itu digantikan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ).
Meski telah lima bulan berlalu, nyatanya hingga kini pelajar masih belum bisa beraktivitas di sekolah.
Hal itu karena masih belum redanya sebaran pandemi Covid-19 di daerah ini.
• HUT Ke-75 Kemerdekaan RI, Bupati Berharap Warga Klaten Tetap Tangguh & Kuat Selama Pandemi
Namun, pembelajaran jarak jauh yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten tak menyurutkan kreativitas dua orang pelajar di daerah itu.
Dua orang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Klaten berhasil membuat terobosan dengan menciptakan keran air otomatis.
Dua pelajar itu bernama, Febrian Abidimas Wijayaka atau yang akrab disapa Bian.
Lalu, Nathanael Hazel Christian Yogabrata atau yang karib disapa Hazel.
Keduanya merupakan pelajar SMPN 2 Klaten yang saat ini tercatat sebagai siswa kelas VIII B dan VII B.
"Keduanya bertekad untuk memiliki peran agar bagaimana bisa membantu pencegahan covid-19 di klaten," ujar Wakil Kepala SMPN 2 Klaten, Tonang Juniarta saat ditemui Tribunjogja.com di Komplek Kantor Bupati Klaten, Senin (17/8/2020).
"Sehingga mereka berinisiatif untuk menciptakan kran air otomatis ini," tambahnya.
• Candi Plaosan di Klaten Masih Ditutup Namun Pengunjung Tetap Berdatangan
Menurut Tonang, ide awal pembuatan keran air otomatis yang dibuat oleh Bian dan Hazel itu bermula saat keduanya mengumpulkan informasi terkait cara penyebaran virus corona.
Setelah melakukan riset, dua siswa ini berkesimpulan jika satu di antara penyebaran virus corona yang paling banyak yakni lewat sentuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/dua-siswa-smp-di-klaten-ciptakan-keran-air-otomatis-cegah-covid-19.jpg)