Breaking News:

Update Corona di DI Yogyakarta

Duta Marketing Jembatani UMKM dan Pembeli di Kulon Progo Selama Pandemi Covid-19

Dinas Koperasi dan UMKM Kulon Progo memfasilitasi para pelaku UMKM dalam mendongkrak usaha di tengah pandemi Covid-19 melalui duta marketing.

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Sri Cahyani
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo, Sri Harmitati 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo memfasilitasi para pelaku UMKM dalam mendongkrak usaha di tengah pandemi Covid-19 melalui duta marketing.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kulon Progo, Sri Harmitati mengatakan, banyak pelaku usaha yang terdampak dari adanya pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu duta marketing berguna sebagai perantara antara pelaku UMKM dan para pembeli.

"Duta marketing direkrut dari anak-anak muda yang melek IT untuk menjembatani antara pelaku usaha yang gagap teknologi dan para pembeli. Sehingga para pelaku UMKM difokuskan ke produksinya saja. Nantinya duta marketing yang bertugas dalam mempromosikan dan menjual produk yang dihasilkan dari para pelaku UMKM," tuturnya Selasa (11/8/2020).

Dispar Kulon Progo Optimis terhadap Peluang Pembangunan Kereta Gantung

Ia mengungkapkan saat ini sudah terdapat 50 produk lokal yang sudah diseleksi yang terdiri dari 25 produk dari pelaku UMKM dan 25 produk dari pelaku bukan UMKM.

Sehingga 1 orang duta marketing dapat memarketingi 5-10 produk.

Adapun produk yang diseleksi tersebut yaitu dilihat dari standarisasi produk, termasuk ke dalam produk unggulan di Kulon Progo, ketersediaan produk dan jangka waktu usaha berdiri.

Hasil produk dari pelaku UMKM tersebut nantinya akan dipromosikan oleh para duta marketing melalui aplikasi WhatsApp, Instagram dan market place.

Gugus Tugas DIY Bahas Percepatan Pemulihan UMKM Bersama Dewan

Selain itu, Kulon Progo juga memiliki kebijakan dimana duta marketing tidak hanya sebatas mempromosikan dan menjual produk namun juga berkomitmen terhadap UMKM seperti melakukan pendampingan terhadap pelaku UMKM yang memiliki kekurangan dari segi kemasan.

"Duta marketing ini juga dibuat sebulan sebelum adanya pandemi Covid-19. Sehingga bisa dikatakan adanya duta marketing ini dapat digunakan sebagai langkah antisipasi," ungkapnya.

Ia berharap dengan adanya duta marketing ini dapat mempromosikan produk lokal dari Kulon Progo agar dikenal oleh masyarakat luas. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved