Mengenal Virus Tick Borne, Penyakit Baru dari Kutu yang Menyebabkan Demam Akut
Analisis sekuens genom keseluruhan mengidentifikasi virus itu sebagai anggota baru dari Bunyaviridae atau bunya virus.
Penelitian dilaporkan Chinese Medical Association Publishing House Ltd ini mengungkapkan pada pasien yang terinfeksi virus tick borne ini ditandai dengan beberapa gejala.
- Demam akut di atas 38 derajat celsius
- Malaise parah
- Perut mual
- Muntah
- Diare
Selain itu, temuan menonjol di laboratorium menunjukkan rendahnya jumlah sel darah putih dan trombosit.
Pasien yang terinfeksi virus tick borne ini juga mengalami gangguan koagulasi, dan peningkatan enzim hati. Bahkan, komplikasi hemoragik dapat menyebabkan kematian.
Bunyavirus atau virus tick borne yang ditularkan melalui kutu menyebabkan seperti demam berdarah yang mengancam jiwa pada manusia dan muncul di China.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), patogen yang ditularkan melalui kutu dapat ditularkan ke manusia lewat gigitan kutu yang terinfeksi.
Kutu dapat terinfeksi oleh bakteri, virus, atau parasit.
Di Amerika Serikat, ada beberapa penyakit yang ditularkan melalui kutu.
Penyakit paling umum antara lain Lyme, babesiosis, ehrlichiosis, Rocky Mountain Spotted Fever, anaplasmosis, penyakit ruam terkait kutu selatan, demam kambuh yang ditularkan kutu, dan tularemia.
Penyakit Lyme adalah penyakit tick borne yang paling sering dilaporkan di Amerika Serikat. (*)
==
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penyakit Baru di China Menghantui di Tengah Pandemi Covid-19, Apa Itu Virus Tick Borne?"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/virus-tick-borne.jpg)