Yogyakarta

Komisi C DPRD DIY Dukung Dua Opsi Pembangunan Jalur Pesepeda dalam Pembentukan Regulasi

Menanggapi rencana regulasi yang diturunkan Kementerian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Komisi C Dewan

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menanggapi rencana regulasi yang diturunkan Kementerian Perhubungan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY turut menyumbang suara.

Anggota Komisi C DPRD DIY Ispriyatun Katir Triatmojo mengungkapkan, langkah terkait pembuatan regulasi itu memang arahan dari Kemenhub.

Namun, melalui Dishub masing-masing daerah rencana pembentukan regulasi bersepeda itu pun harus menyesuaiakan kondisi tiap-tiap daerah.

Ia melihat untuk fasilitas pesepeda wilayah DIY, baik itu opsi pembangunan jalur baru mengikuti trotoar yang ada, atau penghidupan kembali jalur sepeda yang mati suri, keduanya sama-sama memakan anggaran.

Dishub DIY Akui Proses Pembuatan Regulasi Bersepeda di Yogya Masih Jalan di Tempat

Hal itu lantaran untuk menghidupkan jalur sepeda yang sudah ada saat ini, Pemda DIY melalui Pemkot/Pemkab masing-masing daerah butuh pengadaan lahan pengganti untuk lapak-lapak pedagang yang sudah terlanjur menggunakan jalur sepeda tersebut.

"Kalau untuk pembangunan jalur menggunakan trotoar, jelas sama-sama makan biaya juga," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Minggu (2/8/2020)

Namun, secara garis besar, Katir sapaan akrabnya ini, sangat mendukung langkah Dishub tersebut.

Apalagi, lanjut dia, jika ada sosialisasi terkait penggunaan sepeda di kalangan mahasiswa dan pelajar akan sedikit mengurangi beban polusi di DIY.

Selain itu, ia juga memperingatkan agar warga yang bersepeda supaya tetap mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan.

"Karena sekarang kan masih di tengah pandemi Covid-19. Ya kami imbau warga tetap patuhi protokol yang ada," imbuhnya.

Kampanye Santun Bersepeda Jadi Perhatian Pengguna Jalan di Kawasan Tugu Pal Putih Yogyakarta

Ia menambahkan, saat ini memang aturan tersebut belum sampai dilakukan pembahasan oleh legislatif.

Secara tegas dirinya mengatakan, Komisi C DPRD mengaku siap apabila dalam pembahasan nantinya dapat dilibatkan.

"Belum ada informasi untuk pembahasan. Saya malah belum tahu nanti aturan itu bentuknya pergub atau perda. Ya intinya kami siap untuk mendukung," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Miftahul Huda
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved