Bantul

Tersengat Listrik di Kandang Ayam, Seorang Balita di Bantul Hembuskan Nafas Terakhir

Balita berusia 15 bulan di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di rumah sendiri.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
dok.istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang balita berusia 15 bulan di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di rumah sendiri, Selasa (21/7/2020).

Korban menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Kapolsek Imogiri, Kompol Anton Nugroho Wibowo berujar, kejadian tersebut bermula saat kedua orang tuanya tengah beraktivitas di depan rumah, untuk menurunkan barang dagangan.

Korban pun seorang diri beranjak ke dapur, mendatangi sebuah kandang ayam.

Kisah Nenek di Bantul Membesarkan Cucunya yang Menderita Hidrosefalus, Berharap Bantuan Dermawan

Menurutnya, kandang ayam yang terbuat dari kawat besi tersebut memang dipasangi lampu listrik, yang digunakan untuk menghangatkan anak ayam.

Korban yang ketika itu beranjak seorang diri pun tanpa sengaja memegangnya, sehingga otomatis tersengat aliran listrik.

"Selang beberapa saat, orang tuanya mendengar teriakan korban. Waktu ditengok itu, korban sudah berada dalam kondisi tergeletak di samping kandang ayam di pojokan dapur. Saat itu korban masih bernafas," terangnya.

Kedua orangtuanya pun bergegas membawa buah hatinya tersebut menunju rumah sakit terdekat.

Namun, ketika tiba di fasilitas kesehatan, dokter yang melakukan pemeriksaan menyatakan bahwa nyawa korban tak terselamatkan dan diduga meninggal dunia di perjalanan.

BREAKING NEWS : Lonjakan Kasus, 8 Warga Sewon Dinyatakan Positif Covid-19

"Diduga korban meninggal dunia karena tersengat arus listrik akibat ada kabel yang digunakan untuk memasang lampu kandang yang terkelupas," ucapnya.

Anton mengungkapkan, rumah warga yang menjadi lokasi tersengatnya korban tersebut dialiri listrik 450 watt.

Ia pun menegaskan, kejadian ini adalah murni kecelakaan.

Sesuai hasil pemeriksaan, pihaknya sama sekali tak menemukan unsur kesengajaan, maupun kelalaian.

"Berdasarkan keterangan tim medis, di tubuh korban juga tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Keluarga korban juga sudah menerima," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved