Riwayat 20 Warga Boyolali Terinfeksi Virus Corona, Awalnya Hadiri Lamaran
Riwayat 20 Warga Boyolali Terinfeksi Virus Corona, Awalnya Hadiri Lamaran
TRIBUNJOGJA.COM, BOYOLALI – Proses lamaran seorang warga di wilayah Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali pada Jumat (26/6/2020) berubah menjadi petaka setelah salah seorang warga positif terinfeksi virus corona.
Bahkan setelah dilakukan tracking dan swab terhadap warga yang menghadiri acara lamaran tersebut, 20 orang dinyatakan positif terkena Covid-19.
Camat Ampel, Dwi Sundarto, adapun 20 orang yang positif Covid-19 merupakan hasil tracking dari 33 orang yang kontak erat dengan TN, pasien dengan register 071.
"Ini hasil tracing dan swab kepada 33 orang, hasilnya 20 orang positif Covid-19," kata dia kepada TribunSolo.com, Senin (20/7/2020).
Dwi mengatakan saat ini pihak gugus tugas masih akan terus melakukan tracing lagi dari 20 orang yang positif Covid-19.
"Dari 20 orang positif Covid-19, kami akan melakukan tracking lagi dan diketahui total 42 orang di-swab," ucap Dwi.
Namun hasil dari ke-42 orang yang menjalani swab test lanjutan, pihaknya masih menunggu hasilnya.
"Adapun hasilnya belum keluar," jelasnya.
• Jadi Trend di India, Alok Mohaty Rela Rogoh Gocek Rp69 Juta Untuk Lapisi Masker N95 dengan Emas
• Bio Farma Segera Uji Klinis Vaksin Virus Corona Produksi China
Dikatakan, klaster lamaran terjadi saat TN yang bekerja di Semarang lalu pulang ke Kabupaten Boyolali Senin (1/6/2020).
Lalu pada Jum'at (26/6/2020) TN mendatangi acara lamaran di Desa Gondangslamet, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali.
"Kemudian Jum'at ia kembali ke Semarang untuk kembali bekerja," aku dia.
Sebelum TN bekerja, pimpinannya meminta untuk TN swab dan hasilnya terkonfirmasi positif Covid-19
"Setelah itu kami tarcing dan memperoleh 33 orang kontak dengan TN," ungkapnya.
"Ya hasilnya dari swab 33 orang, 20 di antarannya positif Covid-19," papar dia menekankan.
Klaster Terbanyak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/update-data-sebaran-pasien-virus-corona-sembuh-di-indonesia-per-rabu-3-juni-2020-di-24-provinsi.jpg)