Truk Bermuatan Berlebih Bikin Jalur Evakuasi Merapi di Sleman Selalu Rusak Meski Sering Diperbaiki
Rusaknya jalur evakuasi Gunung Merapi tersebut dikarenakan sering dilalui oleh truk penambang pasir.
Penulis: Santo Ari | Editor: Muhammad Fatoni
Arahan dari Bupati dan Sekda, dalam waktu dekat akan diagendakan rapat koordinasi untuk membahas perbaikan jalur evakuasi.
Kemungkinan semua instansi teknis yang terkait akan diundang, baik dari Pemkab Sleman ataupun Provinsi DIY.
"Kami Bina Marga siap melaksanakan perintah tetapi dalam koridor aturan yang jelas dan ketersediaan anggaran yang cukup," tegasnya.
Ia mengatakan bahwa banyak yang harus dibahas dalam mengatasi persoalan ini. Beberapa poin yang ia kemukakan adalah pajak dari pasir yang dibawa keluar oleh truk luar Jogja dan Sleman.
Sedangkan yang mengeluarkan izin tambang adalah dari pemerintah provinsi bukan dari Pemkab Sleman.
Kendati yang mengeluarkan izin adalah pemerintah provinsi, namun truk melintas di jalur evakuasi yang statusnya adalah jalan kabupaten.
Selain itu, juga perlu adanya ketegasan dari kepolisian dan dishub, pasalnya di jalur evakuasi sudah ada rambu yang melarang truk melintas, namun sampai saat ini masih banyak ditemukan pelanggaran dan truk tetap melintas di lokasi tersebut.
"Itu yang akan kita diskusikan. Saudara saya yang berada di sepanjang jalan jalur evakuasi jadi korban, makan debu dan asap solar. Mereka iri dengan saudara yang lain, jalannya sudah bagus. Kami sudah upayakan rutin menambal tapi truk makin gila jumlah dan muatannya," ungkapnya. (*)