Program Jambunisasi RW 03 Kampung Gemblakan Atas Yogyakarta, Olah Jambu Jadi Puluhan Jenis Produk

Sebuah lahan kosong seluas 128 m persegi yang terletak di tengah kampung dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis pohon jambu.

Tayang:
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Maruti A Husna
Ristu Suwasti, Ketua RT 08 sekaligus Hubungan Masyarakat (Humas) Kelompok Kerja (Pokja) Jambu RW 03 Kampung Gemblakan Atas di lahan kosong yang dimanfaatkan warga untuk menanam pohon jambu. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Siapa yang tak pernah memakan buah jambu. Namun, pernahkah mencicipi kurma rasa jambu, madu jambu, nugget jambu, atau dodol jambu?

Produk-produk unik ini agaknya hanya bisa ditemui di RW 03 Kampung Gemblakan Atas, Kelurahan Suryatmajan, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta.

Sejak 2018, warga di kampung ini mencanangkan sebuah gerakan yang dijuluki jambunisasi.

Sebuah lahan kosong seluas 128 m persegi yang terletak di tengah kampung dimanfaatkan untuk menanam berbagai jenis pohon jambu.

Selain itu, beberapa warga juga menanam jambu di depan rumahnya.

Awalnya berbagai jenis jambu itu hanya dipetik buahnya dan langsung dimakan oleh warga yang terdiri atas RT 07, 08, dan 09 itu.

Namun, suatu hari saat beberapa warga sedang berkumpul di balai kampung, tercetus perbincangan untuk membuat jambu menjadi produk olahan.

“Produk yang pertama dodol dan sirup jambu. Lalu terus berkembang. Kami berpikir, kalau ada sambal mangga kenapa jambu enggak bisa? Begitu juga selai, kalau ada selai stroberi kenapa jambu enggak bisa?” ujar Ristu Suwasti, Ketua RT 08 sekaligus Hubungan Masyarakat (Humas) Kelompok Kerja (Pokja) Jambu RW 03 Kampung Gemblakan Atas, saat ditemui di kediamannya, Selasa (14/7/2020).

Lama-kelamaan warga terus berinovasi membuat produk-produk olahan jambu yang lainnya. Hingga kini telah mencapai 25-30 jenis produk.

Misalnya, sambal jambu level 1-3, selai jambu, dodol jambu, kurma jambu, teh daun jambu, keripik daun jambu, keripik buah jambu, sirup jambu, madu rasa jambu, setup jambu, nugget jambu, lumpia jambu, puding jambu, apem jambu, hingga minyak urut akar pohon jambu.

Kekompakan warga RW 03 Kampung Gemblakan Atas memang sudah teruji sejak lama.

Sebelumnya, kampung yang berdekatan dengan kawasan Malioboro ini pernah meraih beberapa penghargaan, semisal Juara 2 Lomba Green and Clean untuk Kampung Padat Penduduk se-Kota Yogyakarta tahun 2012 dan yang terbaru Juara 3 Lomba Program Kampung Iklim tahun 2018. 

Saat ini, ada sekitar 20 warga yang bertanggung jawab atas masing-masing jenis produk jambu.

“Yang ibu-ibu bertanggung jawab atas produk. Misalnya saya pegang selai. Yang bapak-bapak mengelola pengembangan, misalnya perawatan pohon jambu,” tutur Ristu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved