30 Undang-Undang Tak Lazim di Korea Utara: Kim Jong Un Larang Penggunaan Internet, Jeans & Microwave

Korea Utara menyimpan banyak rahasia dan memiliki banyak hukum tidak lazim yang akan membuat Anda berterima kasih tidak tinggal di sana

Penulis: Joko Widiyarso | Editor: Joko Widiyarso
Yonhap
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peresmian pabrik pupuk fosfat di Sunchon, utara Pyongyang, pada 1 Mei 2020. Foto tersebut dirilis pada hari berikutnya oleh Korean Central News Agency (KCNA) Korea Utara. Kim menunjukkan dirinya ke publik untuk pertama kalinya setelah absen selama 20 hari hingga memicu desas-desus tentang kesehatannya. 

TRIBUNJOGJA.COM - Korea Utara memiliki undang-undang aneh, seperti larangan mendengarkan musik asing, mengenakan jeans, atau larangan wanita mengemudi, yang dapat menyebabkan seseorang dieksekusi.

Negara totaliter itu juga sangat merahasiakan kesehatan pemimpin tertingginya, Kim Jong Un, saat beberapa waktu lalu menjadi buah bibir sejumlah pemimpin dunia.

Korea Utara adalah rezim supertertutup yang menjalankan aturan yang sangat berbeda dari negara lain di dunia.

Negara ini menyimpan banyak rahasia dan memiliki banyak hukum tidak lazim yang akan membuat Anda berterima kasih kepada alam semesta karena tidak tinggal di sana.

Beberapa di antaranya menurut Times Now News adalah di bawah ini:

1. Mendengarkan musik asing

Mendengarkan musik asing atau menonton film dalam bahasa asing dianggap sebagai kegiatan kriminal.

Pada 2015, Kim Jong Un mengeluarkan dekrit untuk menghapus semua kaset dan CD yang berisi lagu-lagu yang dilarang oleh negara untuk mengandung perbedaan pendapat.

The Avengers End Game
The Avengers End Game (istimewa)

Kalimat tersebut tergantung pada tempat asal film: seseorang yang menonton film Amerika dapat dieksekusi, sementara menonton film India dapat mengakibatkan penjara.

Mendistribusikan pornografi juga dapat menyebabkan hukuman mati.

2. Membuat panggilan internasional

Membuat panggilan internasional adalah kejahatan. Pada 2007, seorang pria yang melakukan beberapa panggilan internasional terbunuh.

3. Tertidur saat rapat

Tertidur dalam sebuah rapat sementara Kim berbicara dapat memicu hukuman mati.

Menteri Pertahanan Korea Utara Hyon Yong-chol dieksekusi pada 2015 dengan senjata antipesawat di depan lebih dari 100 orang karena tertidur dalam salah satu acara Kim Jong Un.

Halaman
1234
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved