Breaking News:

DPRD Jateng Apresiasi Inovasi Bupati Klaten yang Terapkan Tilang Masker

DPRD Jateng Apresiasi Inovasi Bupati Klaten yang Terapkan Tilang KTP bagi Warga Tak Bermasker

Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUN JOGJA/ VICTOR MAHRIZAL
Bupati Klaten Sri Mulyani menerima paket Jogo Tonggo Kit dari Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Dapil 7 di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (10/7/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatiri mengapresiasi inovasi tilang masker dengan sanksi pengamanan Kartu Tanda Penduduk (KTP). 

Langkah tersebut merupakan inovasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (PP) Covid-19 Klaten dalam upayanya mendisiplinkan masyarakat Kabupaten Klaten untuk memakai masker.

Dikatakannya, dimasa pandemi ini inovasi-inovasi pemerintah daerah diperlukan untuk menekan jumlah kasus Covid-19.

“Dalam kondisi seperti pandemi saat ini perlu adanya inovasi, dimana targetnya adalah memperkecil kasus maupun korban Covid-19.

Itu inovasi yang dilakukan Bupati Klaten menurut saya bagus. Supaya warga itu lebih disiplin terkait dengan protokol kesehatan,” terang Quatly saat melakukan penyerahan Jogo Tonggo Kit di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (10/7/2020)

Pihaknya menjelaskan bahwa penerapan sanksi berupa pengamanan KTP tersebut tak lain merupakan upaya untuk melindungi masyarakat dari Covid- 19.

Ratusan Desa dan Kelurahan di Klaten Terima Jogo Tonggo Kit DPRD Jateng

Ikut Meneliti Vaksin Virus Corona, Thailand Siapkan 10 Ribu Dosis Uji Coba untuk Manusia

Dengan cara mendisiplinkan pemakaian masker maupun penerapan protokol kesehatan pada masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Jateng tersebut menambahkan, harapannya dengan adanya penerapan sanksi pengamanan KTP tersebut dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat agar semakin disiplin mencegah penularan Covid- 19.

Terlebih, imbuh Quatly, sanksi yang diberikan Gugus Tugas PP Covid-19 Klaten tidak dengan denda uang. Sehingga tidak menyusahkan masyarakat.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas PP Covid-19 Klaten Sri Mulyani menjelaskan bahwa kebijakan sanksi berupa pengamanan KTP bagi masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah sudah diterapkan sejak Rabu, 1 Juli 2020.

“Kami mempunyai kebijakan seluruh warga masyarakat Kabupaten Klaten ataupun yang masuk di wilayah Kabupaten Klaten apabila ditemukan oleh petugas tidak menggunakan masker, maka KTP akan kami sita, nanti bisa diambil di Kantor Satpol PP dan memakai masker” terang Sri Mulyani yang juga Bupati Kabupaten Klaten.

Sri Mulyani menyebutkan bahwa pada hari pertama kebijakan tersebut diterapkan (1/7/2020), dirinya secara langsung memimpin razia masker di Simpang Bramen, Klaten.

Dengan kondisi lalu lintas yang ramai, selama kurang lebih satu setengah jam hanya terjaring sebanyak 37 KTP. Begitu pula dengan razia di Pasar Pedan menjaring sebanyak 17 orang yang tak memakai masker.

Dirinya mengungkapkan bahwa kesadaran masyarakat Kabupaten Klaten dalam memakai masker cukup tinggi.

Upaya patroli dalam rangka mendisiplinkan masyarakat maupun pelaku usaha di Kabupaten Klaten terkait penerapan protokol kesehatan Covid-19 akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, guna mengurangi kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten.(Tribunjogja/Victor Mahrizal)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved