Breaking News:

Wisata Keraton Mulai Dibuka Kembali Secara Terbatas. Berikut Aturan bagi Pengunjung

Wisata di kawasan Keraton Yogyakarta telah dibuka kembali secara terbatas, setelah penutupan selama beberapa bulan akibat pandemi Covid-19.

TRIBUNJOGJA.COM/Maruti A Husna
Wisata Keraton Yogyakarta pada Sabtu (11/7/2020) mulai banyak didatangi wisatawan domestik 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wisata di kawasan Keraton Yogyakarta telah dibuka kembali secara terbatas, setelah penutupan selama beberapa bulan akibat pandemi Covid-19.

Pengelola masih membatasi waktu operasional di empat objek wisata Keraton, dengan jam buka pukul 08.30-13.00 WIB di hari Sabtu hingga Kamis dan 08.30-11.00 di hari Jumat.

"Empat area wisata Keraton Yogyakarta yang sudah mulai beroperasi yakni Pagelaran Keraton Yogyakarta, Museum Kareta Keraton, Tamansari, dan area Keben," kata Penghageng Nityabudaya Keraton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara saat di hubungi wartawan, Sabtu (11/7).

Muncul Foto Kelelawar Raksasa Seukuran Manusia di Filipina. Berikut Fakta dan Penjelasannya

Objek-objek wisata tersebut juga mewajibkan pengunjung mematuhi protokol kesehatan, selain pengelola akan membatasi jumlah pengunjung yang masuk di setiap kawasan wisata.

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara mengatakan, Yogyakarta yang tumbuh dari sektor pariwisata dan UMKM mesti mulai menggalakkan kembali industri tersebut sembari tetap mematuhi aturan.

Keraton Yogyakarta
Ilustrasi Keraton Yogyakarta (Tribun Jogja/Hamim Thohari)

Dinas Pariwisata DIY juga telah menganjurkan uji coba pembukaan kembali tempat wisata dengan tetap mematuhi prosedur normal baru agar tidak menimbulkan klaster penyebaran baru.

"Ada empat area wisata Keraton Yogyakarta yang baru buka kembali pada tanggal 8 Juli 2020 lalu. Setelah dibuka, ternyata reaksinya banyak wisatawan lokal yang butuh rekreasi, sehingga pengunjungnya cukup antuasias," kata Putri bungsu Sultan Hamengku Buwono X itu.

Valladolid vs Barcelona - PREDIKSI dan LINK Live Streaming BeIN SPORTS 1 Liga Spanyol Malam Ini

Pihaknya menyambut baik antusiame sejumlah wisatawan tersebut.

Namun, pengelola tetap akan memberlakukan secara ketat protokol kesehatan dan tidak segan menegur pengunjung yang bandel saat berwisata di lokasi setempat.

"Contohnya Tamansari, ada area para pengunjung hanya bisa membawa lima orang saja. Setelah itu, 10 menit kemudian 10 orang. Itu juga berlaku untuk tempat wisata lain," ucapnya.

Suasana wisata Tamansari, Keraton Yogyakarta mulai ramai pengunjung meski belum dibuka, Minggu (5/7/2020)
Suasana wisata Tamansari, Keraton Yogyakarta mulai ramai pengunjung meski belum dibuka, Minggu (5/7/2020) (Tribun Jogja/ Miftahul Huda)

Lebih lanjut GKR Bendara mengatakan, untuk saat ini jumlah kunjungan wisatawan masih dibatasi dengan jumlah kunjungan yang terendah.

Selain itu, para pengunjung yang berada di objek wisata tetap harus menjalankan protokol kesehatan.

UPDATE Data Corona di DI Yogyakarta, Jatim, Bali dan beberapa Kota Lain di Indonesia per Sabtu Sore

Selain kepada pengunjung, para abdi dalem di lingkungan Keraton juga diminta patuh soal kesehatan. Mereka diimbau selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

"Karena mereka kan juga rentan dari sisi usia, jadi kita tetap minta untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Pengunjung dan petugas akan kita evaluasi secara berkala. ini penting untuk mengetahui sejauh mana uji coba ini nyaman bagi para pengunjung," katanya.

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved