Kota Magelang

Data Virus Corona di Kota Magelang dan Pemerintah Pusat Tak Sinkron, Ini Penyebabnya

Data Virus Corona di Kota Magelang dan Pemerintah Pusat Tak Sinkron, Ini Penyebabnya

Tribunjogja/Rendika Ferri Kurniawan
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang, dr Majid Rohmawanto (kiri) dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yis Romadon (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan, Jumat (10/7/2020) dalam jumpa pers di ruang sidang lantai II Setda Kota Magelang 

TRIBUNJOGJA.COM, KOTA MAGELANG - Data yang dimiliki Gugus Tugas Kota Magelang antara Gugus Tugas Pemerintah Pusat ternyata berbeda.

Data kasus Covid-19 di pemerintah pusat lebih banyak dari data yang dimiliki Gugus Tugas Kota Magelang, dimana data di pusat jumlah pasien yang dirawat mencapai 53 orang.

Setelah dikroscek oleh Gugus Tugas Kota Magelang, ternyata terdapat banyak duplikasi data di Gugus Tugas Pusat.

Nama rumah sakit seperti RSUD Tidar disebut beberapa kali dengan jumlah pasien yang berbeda.

Begitu juga dengan rumah sakit rujukan yang lain di Kota Magelang. D

inkes Kota Magelang pun meluruskan data itu dan mengirimkan data yang sebenarnya kepada Kemenkes Kota Magelang.

Data by name dan address jumlah kumulatif pasien positif yang ada di Kota Magelang berikut PDP dan ODP.

Masalah tersebut sudah disampaikan oleh Gugus Tugas Kota Magelang ke pusat agar segera diluruskan kembali.

"Kita melakukan komunikasi di pusat. Data di pusat kita masih pasien banyak sekali. Data di Gugus Tugas Pusat, pasien kita 53 orang.

Dirawat di berbagai rumah sakit rujukan empat ini.

Halaman
12
Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved