Menukar Wajah Jadi Tokoh Terkenal Lewat Aplikasi Doublicat

Aplikasi Doublicat bisa membuat penggunanya menukar wajah dengan tokoh atau selebritas idolanya.

Editor: Rina Eviana
KOMPAS.com/Bill Clinten
Tampilan utama aplikasi Doublicat yang menampilkan aneka gambar GIF unik yang bisa diganti berdasarkan wajah pengguna. 

TRIBUNJOGJA.COM - Setelah aplikasi FaceApp yang sempat booming beberapa waktu lalu, kini muncul sebuah aplikasi yang unik bernama Doublicat.

Aplikasi Doublicat bisa membuat penggunanya menukar wajah dengan tokoh atau selebritas idolanya.

Kini, untuk mengusir rasa bosan, ada aplikasi terbaru yang tengah marak digunakan.

Tampilan utama aplikasi Doublicat yang menampilkan aneka gambar GIF unik yang bisa diganti berdasarkan wajah pengguna.
Tampilan utama aplikasi Doublicat yang menampilkan aneka gambar GIF unik yang bisa diganti berdasarkan wajah pengguna. (KOMPAS.com/Bill Clinten)

Aplikasi bernama Doublicat ini serupa dengan FaceApp yang booming beberapa waktu lalu. Namun, Doublicat berbeda dengan FaceApp.

Aplikasi ini menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk "menempelkan" wajah kita di tubuh orang lain, seperti misalnya Captain America.

Kemudian, Doublicat mengubahnya menjadi video maupun animasi GIF.

Doublicat pun menyediakan aneka template menarik yang bisa dipakai oleh pengguna.

Batik Analyzer, Aplikasi untuk Deteksi Keaslian Batik

Mulai dari cuplikan video para aktor serta aktris film yang sedang beraksi, penyanyi yang sedang berjoget, hingga para pahlawan super Marvel yang tengah melawan musuhnya.

Aplikasi ini dibuat oleh RefaceAI, pengembang asal Ukraina. Cara menggunakannya pun cukup mudah.

Pengguna hanya perlu mengambil foto selfie. Kemudian, foto wajah tersebut bisa digunakan dalam berbagai template video dan GIF.  

Pengguna pun bisa menyimpan hasil editing aplikasi tersebut ke ponsel, dan bisa mengunggahnya ke media sosial.

Pakai teknologi AI

Aplikasi Doublicat ini mengandalkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berbasis face recognition untuk membuat gambar atau video palsu yang biasa disebut " deepfake".

Tak jarang konten deepfake menjadi sorotan lantaran beberapa pihak mengklaim produk tersebut bisa memanipulasi wajah asli orang dan bisa disalahgunakan.

Bahkan, konten deepfake juga sempat menuai pro dan kontra lantaran dipakai untuk kegiatan yang tidak baik, misalnya seperti mengubah wajah orang di video porno dengan wajah korban tanpa sepengetahuan mereka.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved