BMKG Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Terkait Potensi Gempa di Wilayah DIY

Agus menyebutkan bahwa potensi gempa yang terjadi juga cukup besar apalagi jika sesar atau patahan itu aktif kembali seperti 2006 silam.

Tayang:
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Muhammad Fatoni
IST
Ilustrasi gempa bumi di Indonesia 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengingatkan masyarakat untuk awas terhadap potensi gempa di kawasan DIY.

Hal ini menyusul gempa bumi dengan magnitudo M=6,1 yang terjadi di laut Jawa pada jarak 85 km arah Utara Mlonggo, Jepara, Jawa Tengah pada kedalaman 539 km, Selasa (7/7/2020) pagi tadi dan dirasakan hingga wilayah DIY.

Koordinator Unit Pelaksana Teknis (UPT) BMKG DIY, Agus Riyanto, menuturkan potensi terjadinya gempa di wilayah DIY masih ada seiring dengan aktifitas sesar lokal Opak Oya, dan aktivitas subduksi (zona batas antar lempeng) di laut selatan pulau Jawa.

"Untuk wilayah Yogya yang patut diperhatikan adalah aktivitas sesar lokal Opak, Oya dan aktivitas subduksi di laut selatan pulau Jawa. Itu cukup berpotensi untuk menimbulkan gempa," ucap Agus Selasa (7/7/2020).

Terlebih sesar atau patahan sungai Opak yang berada dan melintasi daerah di wilayah Bantul.

Agus menyebutkan bahwa potensi gempa yang terjadi juga cukup besar apalagi jika sesar atau patahan itu aktif kembali seperti 2006 silam.

"Potensinya sama di tiap daerah baik itu yang berada berdekatan dengan laut selatan Jawa maupun yang lain. Apalagi sesar Opak ada di Bantul juga, sesar aktif yang 2006 bangkit," katanya.

Agus menerangkan insiden gempa tersebut akan sangat berpengaruh terhadap aktifitas subduksi di selatan Jawa dan juga aktivitas sesar lokal di darat di seputaran wilayah DIY.

"Kami pantau terus dan berkordinasi dengan sejumlah pihak," imbuhnya.

"Karena gempa ini belum bisa diramal kapan terjadinya tapi mengenai dimana dan berapa besar kita sudah bisa mengetahuinya, jadi kewaspadaan memang harus dilakukan," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved