Breaking News:

Enam Venue Stadion Piala Dunia U-20 2021 Belum Final

PSSI mengklaim telah menunjuk enam stadion yang terpilih sebagai venue Piala Dunia U-20 2021 yang rencananya akan diselenggarakan Mei-Juni 2021.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Gaya Lufityanti
Antara
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) 

TRIBUNJOGJA.COM - PSSI mengklaim telah menunjuk enam stadion yang terpilih sebagai venue Piala Dunia U-20 2021 yang rencananya akan diselenggarakan di Indonesia, Mei-Juni 2021 mendatang.

Sebelumnya, Ketum PSSI, Mochammad Iriawan mengatakan bahwa enam stadion terpilih sudah diajukan pada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) agar dibenahi untuk menyambut  hajatan sepakbola sejagat level usia muda tersebut.

Adapun enam stadion yang telah diajukan PSSI ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) yakni Stadion Gelora Jakabaring (Palembang), Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Kabupaten Bandung), Stadion Manahan (Solo), Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) (Surabaya), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar).

Selain keenam stadion tersebut, PSSI sebelumnya juga memiliki beberapa opsi diantaranya Stadion Utama (Riau), Stadion Pakansari (Kabupaten Bogor), Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), Stadion Wibawa Mukti (Kabupaten Bekasi), dan Stadion Mandala Krida (Yogyakarta).

PSSI Ajukan 6 Stadion untuk Venue Piala Dunia U-20 2021, Stadion Mandala Krida Yogya Tak Termasuk

Nah terkait pemilihan enam stadion tersebut, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia mengaku belum mendapatkan laporan dari PSSI perihal pemilihan enam calon venue Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia.

Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto menjelaskan, sampai berita ini diturunkan pihaknya belum mendapatkan informasi dan laporan dari PSSI perihal penunjukan enam stadion tersebut.

"Jadi soal penunjukkan stadion ini adalah ranahnya PSSI, artinya federasi harus berkonsultasi dengan FIFA. Nah kemudian setelah itu baru mereka (PSSI) melaporkan pada pemerintah, bisa KemenPUPR terkait anggaran, maupun Kemenpora," saat dihubungi awak media termasuk Tribunjogja.com, Minggu (28/6).

Dijelaskannya, pada Jumat (26/6), diselenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) yang dihadiri pelaksana tugas PSSI, Yunus Nusi, deputi Sekretaris Kabinet, deputi Kementerian Koordinator PMK, Deputi Setneg, dan keuangan terkait pelaksanaan Piala Dunia U-20. Namun pada rapat tersebut tidak ada pernyataan FIFA yang menyebutkan enam stadion itu sudah final.

"Yang baru disampaikan PSSI, itupun setelah kami mintakan, yakni komunikasi terakhir dengan FIFA bagaimana?," ujar Gatot.

Imbas Corona, Home Base PSIM Yogyakarta Ditutup untuk Sementara

"Disampaikanlah surat dari Pak Ketum PSSI pada FIFA, menunjukkan rujukan enam stadion yang diusulkan itu. Belum ada kata putusan dari FIFA. Masih hanya menyebutkan saja, catatan-catatan dari stadion-stadion ini," lanjutnya.

"Bisa nggak sih kita ini bedakan putusan sama yang enggak? Kita ini kan pernah sekolah. Ini belum ada kata putus (soal venue Piala Dunia U-20 2021)," tandasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hingga saat ini Kemenpora belum menerima laporan dari PSSI terkait enam stadion venue Piala Dunia U-20 2021 tersebut.

Terkait langkah ke depan yang akan diambil Kemenpora, Gatot mengatakan akan tetap berkoordinasi dengan PSSI.

"Kami akan tetap akan berkoordinasi dengan PSSI. PSSI juga akan kami tanya, sejauh mana komunikasi dengan FIFA. Kami nggak mau kemudian disebutin telah menyetujui (soal enam stadion terpilih). Kami bisa kok bedain kalimat setuju dengan take note," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved