Pemda DIY Pastikan Rencana Pembuatan Jalur Kereta Api YIA-Borobudur Tetap Berlanjut
Pemda DIY Pastikan Rencana Pembuatan Jalur Kereta Api YIA-Borobudur Tetap Berlanjut
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Rencana kerja sama pembangunan trase kereta api relasi Bandara Yogyakarta Internasioanl Airport (YIA) menuju Candi Borobudur, Kabupaten Magelang tetap berlanjut.
Hanya saja, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY masih memfokuskan terlebih dahulu dengan infrastruktur pembangunan jalan tol.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Budi Wibowo mengatakan, pembangunan jalur kereta api dari YIA menuju Candi Borobudur memang sudah direncanakan sejak 2019 lalu.
Pemda DIY menggandeng Republik Ceko dalam pengadaan kereta api dan konsultasi pembangunan jalur tersebut.
"Namun sekarang kami masih fokus pengerjaan tol Solo-Jogja-Bawen terlebih dahulu," katanya, Senin (22/6/2020)
Namun, sinyal positif untuk melanjutkan rencana proyek tersebut tetap berjalan.
Pemda DIY menganggap pembangunan jalur Kereta dari Bandara YIA menuju Candi Borobudur menjadi prioritas penunjang kepariwisataan.
"Prospek ke depan sangat bagus. Tentu akan mempermudah akses wisata," terang dia.

• Sidang Amdal Jalan Tol Solo-Yogyakarta Wilayah Klaten Bahas Mata Air
• Pembangunan Tol Solo - Yogya Diminta Perhatikan Nasib Petani
Saat ini pemda DIY belum menentukan berapa besaran investasi yang diperlukan untuk membangun jalur kereta tersebut.
Ia menganggap, prospek ke depan akomodasi kereta api menjadi pilihan utama masyarakat.
Selain daya tampung yang lebih banyak, menurut Budi, ketepatan waktu juga menjadi prioritas utama masyarakat memilih transportasi tersebut.
"Karena di negara-negara maju sudah banyak menggunakan moda transportasi kereta api, dan di DIY ini sudah ada bandara ya harus didukung akomodasi lain," urainya.
Rencananya, untuk menghemat pengadaan lahan, jalur kereta api tersebut akan menyesuaikan jalan tol yang saat ini terus dibangun.
"Karena Ngarso Dalem pun waktu itu juga menyampaikan, bagaimana kalau itu dibuat tol dan di sampingnya dibikin jalur kereta supaya hemat pengadaan lahannya," terang dia.
Saat disinggung mengenai komunikasi tindak lanjut dengan Republik Ceko, Budi mengaku belum menentukan waktu untuk koordinasi tersebut.