Cara yang Benar Merawat Miss V di Usia 20-an, Hindari Bahan Pewangi !
Hubungan intim, penggunaan kontrasepsi, kehamilan, dan kelahiran adalah semua faktor yang dapat mempengaruhi Miss V Anda selama usia 20-an
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Jika Anda mengalami gejala turunnya pelumasan setelah menggunakan pil kontrasepsi, maka sebaiknya segera menghubungi dokter.
Dokter mungkin akan menyarankan untuk mengganti alat kontrasepsi dengan yang lain atau memberikan pelumas buatan untuk meminimalisir timbulnya sakit ketika berhubungan intim.
Sementara itu, untuk melindungi diri dari infeksi menular seksual (IMS), perlu diingat bahwa minyak kelapa tidak
dianjurkan untuk digunakan dengan kondom lateks.
Jika pasangan Anda menggunakan kondom, Anda juga harus menghindari pelumas berbasis minyak bumi. Bahan ini diketahui bisa merusak kondom.
3. Merawat diri sendiri
Banyak kesalahan dalam perawatan Miss V.
Semisal penggunaan wewangian untuk mengharumkan area vital.
Sebagaimana diketahui, beberapa orang menderita gangguan timbulnya bau tidak sedap dari alat vital.
Biasanya ini disiasati dengan penggunaan wewangian.
Alih-alih memilih produk pewangi buatan, dia menyarankan untuk membersihkan Miss V Anda dengan air hangat dan sabun tanpa aroma setiap hari.
Fakta-fakta Miss V berusia 20-an :
Kekuatan: Waktu yang ideal untuk melahirkan dan dasar panggul utama.
Seks: Kontrol kelahiran Anda dapat memengaruhi lubrikasi alami.
Sendiri: Jangan masukkan aroma atau telur yoni ke dalam Miss V Anda! (*/HealthLine)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-vagina.jpg)