Jawa

BPPTKG Imbau Warga Terdampak Hujan Abu Vulkanik untuk Tetap Tenang

Pusat Pengendali Operasi BNPB mendapatkan pemutakhiran data sebaran abu vulkanik pascaerupsi Gunung Merapi yang berada di perbatasan Provinsi Jawa Ten

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Ari Nugroho
dok.Edward Alfian, Ketep Pass Magelang
Pemandangan erupsi Gunung Merapi tampak dari Ketep Pass Magelang, Minggu (21/6/2020). 

Berdasarkan data BPPTKG Yogyakarta, jumlah erupsi selama sepekan pada bulan Mei lalu per tanggal 15 hingga 21 Mei kemarin sudah terjadi 16 kali gempa guguran.

Oleh Hanik, hal itu tidak berpengaruh apa pun dengan adanya letusan pada Minggu pagi tadi.

Pasalnya, fase erupsi ini sudah berlangsung sejak September 2019 atau sejak status gunung Merapi dinyatakan aktif kembali.

"Hanya berupa aktivitas magmatik. Bukan berarti akan timbul letusan besar. Ini karena memang fase aktivitasnya berupa interupsi magma dari dapur magma," katanya.

Hanik, berharap bagi warga di kawasan rawan bencana (KRB) khususnya di Magelang dan sekitarnya untuk tetap waspada dan tenang. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved