Breaking News:

Wabah Virus Corona

Kisah Ibu Hamil Ditolak Bersalin Tak Mampu Bayar Biaya Swab Test, Bayinya Meninggal di Kandungan

Ibu hamil yang akan melahirkan anaknya ini harus kehilangan sang bayi lantaran tak bisa membayar biaya swab test

Editor: Rina Eviana
IST
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM, MAKASSAR -Kisah menyedihkan menimpa Ervina Yana. Ibu hamil melahirkan anaknya ini harus kehilangan sang bayi lantaran tak bisa membayar biaya swab test sebelum melahirkan.

Bayi Ervina meninggal dalam kandungan telah menjalani operasi di RSUP Wahidin Sudirohusodo. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Asikin yang dikonfirmasi, Jumat (19/6/2020) mengatakan, pihaknya telah mendapat kabar dari RSUP Wahidin Sudirohusodo bahwa operasi pengangkatan bayi Ervina telah dilakukan.

Ilustrasi: Seorang wanita hamil mengenakan masker sebagai tindakan pencegahan berjalan melewati mural jalanan di Hong Kong, pada tanggal 23 Maret 2020, setelah Kepala Eksekutif kota mengumumkan rencana untuk sementara waktu melarang penjualan alkohol di bar dan restoran sebagai langkah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh coronavirus novel. Hong Kong akan melarang semua non-penduduk memasuki kota mulai tengah malam pada 24 Maret 2020 dalam upaya untuk menghentikan virus corona, kata pemimpinnya, ketika ia mengungkap rencana untuk menghentikan restoran dan bar yang menyajikan alkohol.
Ilustrasi: Seorang wanita hamil mengenakan masker sebagai tindakan pencegahan berjalan melewati mural jalanan di Hong Kong, pada tanggal 23 Maret 2020, setelah Kepala Eksekutif kota mengumumkan rencana untuk sementara waktu melarang penjualan alkohol di bar dan restoran sebagai langkah untuk membantu menghentikan penyebaran COVID-19 yang disebabkan oleh coronavirus novel. Hong Kong akan melarang semua non-penduduk memasuki kota mulai tengah malam pada 24 Maret 2020 dalam upaya untuk menghentikan virus corona, kata pemimpinnya, ketika ia mengungkap rencana untuk menghentikan restoran dan bar yang menyajikan alkohol. (WALLACE ANTHONY / AFP)

“Saya sudah dapat kabar, bahwa operasi berjalan lancar dan bayi Ibu Ervina yang meninggal dalam kandungan telah dikeluarkan. Kondisi Ibu Ervina baik dan sementara dalam proses pemulihan,” katanya.

Naisyah menuturkan, semua biaya pengobatan dan operasi ditanggung oleh pemerintah. Perawatan terhadap Ervina harus maksimal, karena dia mengidap penyakit diabetes.

“Semua biaya ditanggung pemerintah, jadi Ibu Ervina tidak perlu khawatir sehingga bisa kembali pulih. Kami juga turut berduka cita atas meninggalnya anak Ibu Ervina,” ujarnya.

Naisyah berpesan kepada masyarakat, agar jangan takut ke rumah sakit untuk berobat maupun kontrol kesehatan selama pandemi. Di mana, tim medis akan bekerja maksimal meelayani masyaraka.

“Saya lihat sekarang, masyarakat takut ke rumah sakit. Takutnya itu, karena langsung PDP. Padahal jika masyarakat yang ke rumah sakit berobat meski statusnya PDP, akan ditanggung semuanya hingga pasien pulih. Termasuk juga dengan ibu yang dalam kondisi hamil, tetap periksa dan kontrol terus kandungannya ke rumah sakit. Masyarakat jangan takut lah,” imbaunya.

Ervina Yana beberapa kali mendapat penolakan di beberapa rumah sakit di Kota Makassar saat hendak melahirkan.

Warga Salatiga Tak Pakai Masker di Luar Rumah Akan Dihukum Menyapu Jalanan 2 Jam

Ervina tidak mendapat pelayanan persalinan, dikarenakan harus menjalani rapid test dan swab test sebelum melahirkan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved