PPK Klaten Sosialisasi Pelaksanaan Posyandu di Era New Normal

Menyongsong tatanan baru atau New Normal, PKK Klaten bersama Gugus Tugas PP Covid-19 gelar sosialisasi Posyandu di era New Normal.

Tayang:
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Hari Susmayanti
(TRIBUN JOGJA/VICTOR MAHRIZAL)
LIVE INSTAGRAM : Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Atik Jaka Sawaldi bersama Juru Bicara Gugus Tugas PP Covid-19 Cahyono Widodo dengan akun pribadi yaitu @atik.mira dan @cahyo7078 pada Selasa (16/6/2020) melakukan Live Instagram dalam rangka mensosialisasikan Posyandu Menyongsong New Normal. 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Menyongsong tatanan baru atau New Normal, PKK Klaten bersama Gugus Tugas PP Covid-19 melakukan Live Instragram dalam rangka sosialisasi Posyandu di era New Normal.

Live Instagram tersebut dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Klaten Atik Jaka Sawaldi bersama Juru Bicara Gugus Tugas PP Covid-19 Cahyono Widodo dengan akun pribadi yaitu @atik.mira dan @cahyo7078 pada Selasa (16/6/2020).

“Sikap Pelaksanaan Posyandu di era Pandemi Covid 19 sebetulnya ada tiga komponen, tetapi Posyandu harus didukung oleh lingkungan sekitar dan gugus tugas tingkat desa.

Pertama, pelaksanaan Posyandu Kader dengan perjanjian dan batasan kunjungan dan undangan bergilir supaya tidak berkerumun.

Kedua kunjungan rumah atau door to door menggunakan timbangan injak, ditimbang dengan ibu bayi atau balitanya nimbang sendiri ibunya yang melihat berat timbangannya setelah selesai dan mau dipakai lagi timbangan dibersihkan dulu.

Komponen yang terakhir melalui sistem daring atau online,” papar Cahyono Widodo.

Bus AKAP Mulai Masuk Terminal Giwangan Yogyakarta, Tapi Tingkat Keterisian Masih Rendah

Pemkot Yogya Bakal Tata Pedagang Luberan untuk Cegah Penularan Virus Corona di Pasar Tradisional

Cahyono Widodo saat live instagram juga menyampaikan ketika memasuki New Normal, Posyandu harus tetap memperhatikan tahapan dan memperhatikan protokol kesehatan Covid 19.

Terlebih Posyandu adalah pusat kegiatan masyarakat dalam upaya pelayanan kesehatan dan keluarga berencana seperti balita dan ibu hamil.

Waktunya saat datang ke Posyandu juga dibagi menjadi beberapa kloter dan jangan sampai bersamaan. Selain itu alat yang digunakan berulang bisa disemprot disinfektan terlebih dahulu.

Atik Jaka Sawaldi, selaku Ketua TP PKK Kabupaten dan moderator menegaskan Posyandu bisa melakukan pengecekan melalui buku pink atau buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), apabila tidak dilaksanakan posyandu bisa melalui grup Whatsapp secara aktif ibu bayi, ibu balita, dan bila ada yang dikonsultasikan.

“Bayi usia sekitar nol sampai enam bulan tidak di Posyandu, tetapi dibawa ke PKD (Pos Kesehatan Desa) atau Puskesmas sekalian imunisasi,” tegasnya.

Tempat pelaksanaan posyandu harus di tempat yang biasa dilaksanakan posyandu, PKD atau di tempat terbuka.

Semua harus dilaksanakan sesuai dengan Protokol Kesehatan seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun di air mengalir, cek suhu badan, dan jaga jarak. (Tribunjogja/Victor Mahrizal)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved