Universitas Airlangga Temukan Obat Virus Corona. Berikut 5 Fakta Tentang Obat Covid-19 Temuan Unair
Kabar baik bagi warga Indonesis di tengah penantian panjang obat Virus Corona yang hingga kini masih mewabah di Tanah Air.
Pendistribusiannya, ditegaskan Prof Nasih bersifat rekomendari dari dari gugus tugas.
"Jadi memang tidak semua dokter butuh, jika dokternya merasa butuh dan yakin untuk meresepkan obat ini maka akan didistribusikan," lanjutnya.
5. Sudah Ada Dokter yang Pakai
Sistem pendistribusian ini dikatakan Guru besar FEB Unair ini belum bisa dilakukan secara bebas karena untuk jadi obat bebas harus memiliki izin edar masih dalam proses lebih lanjut.
"Akhir Juni baru kami lakukan uji klinis, uji klinis ini dibutuhkan jika memang obat kombinasi ini dijadikan obat tunggal dan dipasarkan bebas," urainya.
Dikatakan Prof Nasih, dokter memiliki wewenang meresepkan obat kombinasi ini karena obat tersebut sudah beredar dipasaran dan sudah seizin BPOM.
"Sebelumnya dokter juga ada yang sudah memakai obat-obat ini. Dan pengujian kami sudah menguji obat-obat ini bisa menghentikan peredaran COVID-19," pungkasnya.
Sejumlah kombinasi obat ini dikatakan Prof Nasih bisa memberikan reaksi dari 24 jam hingga 72 jam. (Sulvi Soviana/AlifNur/Surya.co.id)
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul FAKTA Lengkap Obat Corona Hasil Peneliti Unair, Cara Kerja Efektif dan Sudah Produksi Ratusan Ribu