Bantul

Pilkada 2020 : Tentukan Pilihan di Akhir Juni, PAN Bantul : Siapa yang Kami Dukung Akan Menang

DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bantul kemungkinan besar tidak mengusung calon sendiri di Pilkada 2020.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM - DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bantul kemungkinan besar tidak mengusung calon sendiri di Pilkada 2020.

Pasalnya, sebagai satu dari beberapa partai penggagas poros tengah, sampai sejauh ini belum menemukan figur yang layak untuk dicalonkan.

Karena itu, Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto pun mengatakan, dalam kontestasi yang rencananya bakal digulirkan pada Desember mendatang tersebut, partainya memilih untuk mendukung salah satu pasangan, yang masih didominasi oleh sosok petahana.

Hingga kini, bakal paslon yang tersedia di bursa adalah Bupati Suharsono-Totok Sudarto, serta Wakil Bupati Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo.

Pilkada Bantul, Suharsono Klaim Dapat Dukungan Golkar dan PKS

Ia menilai, siapapun pasangan yang didukung oleh PAN, jelas mempunyai peluang lebih besar untuk memenangkan Pilkada 2020.

"Kuncinya, siapa yang didukung PAN itu akan menang. Sekarang kita masih menunggu pendekatan dari kedua paslon. Kita akan mempertimbangkan ya, merapat ke Suharsono, atau Halim," ucapnya, Selasa (9/6/2020).

Ia pun mengklaim, kedua kubu masih intens melakukan pendekatan, untuk merengkuh konstituen partai berlogo matahari terbit tersebut.

Menurutnya, PAN hanya akan mendukung bakal paslon yang kiranya benar-benar diinginkan masyarakat Bumi Projotamansari.

"Semua intens, kita komunikasi, semua berharap bisa dapat dukungan dari PAN. Nanti, akan kita putuskan mendukung Suharsono, atau Halim, akhir bulan ini (Juni) ya, sekarang belum ada keputusan kemana," terangnya.

Walau begitu, Ardi tidak menampik, pihaknya sudah ada pertemuan-pertemuan khusus dengan tim Halim-JP, yang diusung PDI Perjuangan dan PKB.

Pilkada Bantul : Halim-JP Dapat Dukungan dari Aktivis Brotoseno

Namun, ia masih urung mengambil kesimpulan arah dukungan, karena banyak pertimbangan yang harus dicermatinya lagi.

"Ya, ada pertemuan dengan tim Halim-JP, beberapa hari lalu, tapi kita belum bisa memutuskan apapun. Nanti masih ada pertemuan selanjutnya, pelan-pelan lah," ucap politisi yang disebut-sebut turut dicalonkan sebagai salah satu bakal calon Wakil Bupati Gunungkidul ini.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPD PAN Bantul, Wildan Nafis mengatakan, bermodal lima kursi di legislatif, plus konstituen yang solid, partainya mempunyai kans sebagai penentu.

Sehingga, sebelum memutuskan, PAN harus mempertimbangkan secara detail.

"Sebagai partai besar dan penentu di Pilkada nanti, kami intens berkomunikasi dengan keduanya. Kami juga sudah komunikasi dengan DPW, tapi keputusannya tetap di DPP ya," pungkas Anggota DPRD Bantul itu. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved