Bisnis
Ini Strategi Digital UMKM dalam Menghadapi The New Normal
Di tengah pandemi Covid-19, para pelaku UMKM harus menyusun strategi digital agar dapat bertahan dan tetap berkembang.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Di tengah pandemi Covid-19, para pelaku UMKM harus menyusun strategi digital agar dapat bertahan dan tetap berkembang.
Para pelaku UMKM dapat beralih dari penjualan offline menjadi online.
Dalam Inspira Webinar dengan JNE yang diadakan Minggu (31/5/2020) lalu, Founder & CEO Dusdusan.com, Christian Kustedi menjelaskan, dalam strategi digital terdapat tiga poin yang esensial yaitu konten, database dan iklan.
Pelaku UKM harus mampu membuat konten yang menarik dan sesuai target bisa juga memanfaatkan sesuatu yang sedang populer sehingga dapat meningkatkan audience.
• Begini Dukungan JNE terhadap UKM dalam Menghadapi The New Normal
Selain itu, UKM harus mengumpulkan dan menganalisa database karena berfungsi untuk memaksimalkan promo kepada audience yang tepat.
Selanjutnya, iklan untuk promosi juga harus dilakukan karena berguna untuk memperluas capaian konten yang dibuat melalui digital kepada user baru di luar database yang masih sesuai dengan target market.
Berbagai strategi digital marketing pada dasarnya memiliki tujuan yang sama yaitu mempromosikan sebuah produk atau jasa untuk meningkatkan brand awareness yang akhirnya akan meningkatkan jumlah pembelian.
Melakukan soft selling saat memiliki produk baru juga perlu dilakukan dengan cara merilis teaser produk.
Selanjutnya membuat trailer yang berisi product knowledge, harga dan tanggal launching.
Kemudian membuat timeline seperti pre order atau sebagainya.
Selain itu, penting bagi pelaku UMKM melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak.
• Update Covid-19 di Bantul 8 Juni 2020: Pasien Sembuh 1, Positif Tambah 1
Pelaku UMKM dapat mencari partner yang tepat sesuai dengan visi dan misi bersama.
"Saya optimis dengan keadaan new normal ini, saya anggap ini permanen. Untuk menghadapi the new normal, pelaku UMKM harus memiliki speed yang jauh lebih cepat," ucapnya.
Melalui siaran pers yang diterima Tribunjogja.com pada Selasa (9/6/2020) dalam meningkatkan bisnis UMKM, JNE juga meluncurkan COD retail yaitu produk layanan untuk mempermudah aktivitas jual-beli online di luar online marketplace.
Hal ini berguna untuk memudahkan masyarakat dalam membeli barang kebutuhan secara online dan mendorong bisnis UKM agar dapat terus berkembang di tengah pandemi Covid-19 dalam menghadapi The New Normal. (TRIBUNJOGJA.COM)