Sleman City Hall Siap Menyambut “The New Normal”

Menyambut “The New Normal”, Sleman City Hall sudah mulai mempersiapkan diri dengan berbagai macam langkah guna pencegahan penyebaran COVID-19

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Istimewa
Tempat cuci tangan yang disediakan oleh manajemen Sleman City Hall untuk menyambur New Normal 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Menyambut “The New Normal”, Sleman City Hall sudah mulai mempersiapkan diri dengan berbagai macam langkah guna pencegahan penyebaran COVID-19.

Tentunya dengan mempersiapkan protoKol keamanan dan kesehatan yang melibatkan berbagai macam pihak.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Sleman City Hall tentunya dengan melakukan pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh area mal secara detail, terutama di daerah fasilitas umum yang sering digunakan oleh pengunjung.

Pembersihan dilakukan secara rutin yaitu minimal 4 jam sekali.

“Pastinya pembersihan dilakukan secara detail setiap harinya, terutama di daerah fasilitas umum yang sering digunakan oleh pengunjung setia Sleman City Hall” ujar Tika Sari selaku Public Relations Sleman City Hall, Jumat (3/6/2020).

Setiap orang yang akan memasuki area mal, baik pengunjung maupun karyawan wajib melalui pemeriksaan suhu tubuh.

Batas suhu tubuh yang ditetapkan oleh Sleman City Hall yaitu 37,3 derajat celcius sesuai dengan Edaran Kementrian Kesehatan.

Sleman City Hall juga menyediakan area cuci tangan di pintu masuk yang wajib digunakan oleh setiap orang yang akan memasuki area mal.

Selain itu, pengujung dan karyawan wajib menggunakan masker sebelum memasuki dan selama berada di area Sleman City Hall.

Apabila terdapat pengunjung atau karyawan yang tidak menggunakan masker, tidak diperbolehkan memasuki area mal.

Penerapan pembatasan jarak dilakukan juga di beberapa area di dalam mal, seperti jarak antrian di area ATM Center, di area kasir tiap tenant, dan di area Customer Service.

Selain jarak antrian, Sleman City Hall juga menerapkan pembatasan jarak untuk area toilet, area mushola, dan bench.

Terdapat juga imbauan jarak minimal 2 step pada eskalator, pembatasan kapasitas lift, dan pemisahan pintu masuk dan pintu keluar guna selalu menjaga agar pengunjung Sleman City Hall tidak berdekatan.

Sleman City Hall menjadi mal pertama di Yogyakarta dalam berinovasi semaksimal mungkin dalam mempersiapkan “The New Normal”ini.

Mesin parkir dengan sensor tangan yang disediakan oleh manajemen Sleman City Hall menyambut New Normal
Mesin parkir dengan sensor tangan yang disediakan oleh manajemen Sleman City Hall menyambut New Normal (Istimewa)

Salah satunya, saat ini mesin karcis baik motor maupun mobil sudah tidak lagi dengan memencet tombol untuk mendapatkan karcis, namun cukup dengan sensor tangan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved