Kota Yogyakarta
Sekitar 120.180 Jiwa Penduduk Yogya Lakukan Sensus Online, Sensus Manual Dilakukan September 2020
Sensus penduduk online secara nasional telah berakhir pada 29 Mei 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta, melalui rilis yang dikeluarkan BP
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Sensus penduduk online secara nasional telah berakhir pada 29 Mei 2020. Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Yogyakarta, melalui rilis yang dikeluarkan BPS RI pada 2 Juli 2020, mencatat sekitar 120.180 jiwa penduduk Kota Yogyakarta telah berpartisipasi dalam sensus penduduk online.
“Bagi kami ini partisipasi yang luar biasa karena ini pertama kalinya diadakan di Indonesia. Berkat dukungan masyarakat dan pemerintah Kota Yogyakarta kita bisa mencapai angka tersebut,” ujar Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kota Yogyakarta, Chandra Wahyu Yuniar saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (4/6/2020).
Chandra menyebut jumlah tersebut diperkirakan mencakup 25 persen dari total penduduk Kota Yogyakarta.
“Lebih dari sekitar 25 persen yang sudah melakukan sensus online. Namun, jumlah penduduk seluruhnya kita belum dapat pastikan, itu salah satu tujuan sensus penduduk ini,” ungkapnya.
• Sensus Online Bagi Warga Gunungkidul dengan Mengakses Situs Sensus.bps.go.id
Jumlah tersebut, lanjut dia, melebihi target yang telah ditetapkan BPS Kota Yogyakarta untuk partisipasi masyarakat dalam sensus penduduk online.
“Antusiasme masyarakat tinggi sekali. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas dukungan Pemerintah Kota Yogyakarta dan semua instansi terkait. Terkhusus masyarakat yang sudah berpartisipasi kami ucapkan terima kasih, kita sudah mengukir sejarah baru di Indonesia,” papar Chandra.
“Bagi yang belum ikut sensus penduduk online, pada September nanti tolong kalau ada petugas kami yang datang untuk melakukan sensus, disiapkan berkas-berkas yang diperlukan,” sambungnya.
Chandra menerangkan, sesuai rilis BPS RI, sensus penduduk manual akan dilakukan kepada warga yang belum melakukan sensus penduduk online pada September 2020.
“Mengenai mekanisme teknisnya masih menunggu rilis dari BPS RI. Kalau dulu kan door to door ke masyarakat. Terkait pandemi ini kami masih menunggu dari pusat,” jelasnya.
• BPSTW Yogyakarta Ikuti Anjuran Pemerintah Cegah Penyebaran Covid-19
Lebih lanjut, kata dia, secara umum gambaran untuk sensus penduduk manual nanti pihaknya akan melibatkan masyarakat sebagai petugas sensus.
“Kalau ASN dari BPS hanya 35 orang tidak mencukupi, maka kami akan melibatkan masyarakat,” pungkasnya.
Dilansir dari Tribun Jogja (Rabu, 3/6/2020), BPS RI akan merekrut 247.000 petugas untuk keperluan sensus penduduk pada September 2020 mendatang. Sementara, pegawai BPS saat ini berjumlah 16.000 orang. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-kota-yogya_20180731_185714.jpg)