Update Corona di DI Yogyakarta

Ikuti Instruksi Polda DIY, Aktivitas Posko Penyekatan di Gunungkidul Diperpanjang hingga 7 Juni

Polda DIY beberapa waktu lalu memutuskan untuk memperpanjang masa operasi posko-posko penyekatan di perbatasan wilayah DIY.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Salah satu kendaraan plat luar DIY yang diberhentikan petugas di Pospam Hargodumilah, Patuk pada Selasa (28/04/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Polda DIY beberapa waktu lalu memutuskan untuk memperpanjang masa operasi posko-posko penyekatan di perbatasan wilayah DIY.

Aktivitas yang semula dijadwalkan hingga 30 Mei, diperpanjang hingga 7 Juni 2020.

Terkait hal tersebut, Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Widhiastuti mengatakan pihaknya juga melakukan hal yang sama.

"Sesuai instruksi dari Polda DIY, posko-posko penyekatan di Gunungkidul juga akan beroperasi sampai 7 Juni," kata Enny dihubungi pada Selasa (02/06/2020).

Polda DIY Tetap Lakukan Penyekatan di Perbatasan Meski Operasi Ketupat Progo Usai

Enny juga menyampaikan fungsi posko penyekatan tetap sama, yaitu memeriksa kendaraan yang akan masuk dan keluar dari wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Sasaran utamanya adalah kendaraan dengan pelat luar DIY, serta penumpangnya juga beridentitas dari luar daerah.

Polres Gunungkidul sendiri mengaktifkan posko penyekatan di tujuh titik yang berada di perbatasan wilayah, yaitu Hargodumilah Patuk, Playen, Panggang, Rongkop, Ponjong, Semin, dan Ngawen.

Sejak dioperasikan pada April lalu, tercatat sudah ribuan kendaraan yang diminta berputar balik di tujuh Posko Penyekatan tersebut.

Jumlahnya pun masih bertambah meski libur Lebaran sudah berakhir.

Kabar Baik, Seminggu Nol Kasus Baru Covid-19 di Gunungkidul, Pasien Sembuh Bertambah 2 Orang

"Sampai hari ini ada 213 kendaraan dengan total 1,276 penumpang. Rinciannya 25 roda dua dan 188 roda empat," kata Enny.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul Kelik Yunianto mengatakan pendataan pendatang tetap terus dilakukan.

Pendataan tersebut dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Desa (SID).

Berdasarkan laporan hari ini, tercatat sudah ada 14,832 pendatang yang memasuki wilayah Gunungkidul.

Jumlah terbanyak berada di Semin dengan 1,344 pendatang, disusul Ngawen (1,198), Playen (1,178), dan Wonosari (1,169).

"Pendataan para pendatang ini akan tetap terus kami lakukan sampai situasi sudah kembali kondusif," kata Kelik.(TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved