Yogyakarta

Ditlantas Polda DIY Lanjutkan Penjagaan di Perbatasan Wilayah

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY memperpanjang masa penjagaan dan penyekatan di perbatasan wilayah setempat guna mencegah penyebaran pande

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
Dok. Brimob Polda DIY
Petugas pengamanan berjaga di posko penyekatan perbatasan mudik pada Senin (25/5/2020) dini hari. Memasuki lebaran hari kedua, petugas masih mendapati sejumlah pemudik yang nekat melintas ke wilayah DIY tanpa surat kelengkapan. 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY memperpanjang masa penjagaan dan penyekatan di perbatasan wilayah setempat guna mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

Upaya tersebut sesuai dengan arahan Kapolri untuk memperpanjang pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 hingga 7 Juni mendatang, meski masa Operasi Ketupat 2020 telah berakhir pada 30 Mei lalu.

"Kita lanjutkan dengan Giat Kepolisian Rutin Yang Ditingkatkan sampai dengan 7 Juni," kata Dirlantas Polda DIY Kombes Pol I Made Agus Prasatya, Senin (1/6/2020).

Selain untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas pasca-lebaran, perpanjangan masa penyekatan dan penjagaan juga melihat situasi lapangan dimana pandemi Covid-19 yang belum kunjung mereda.

Dirlantas Polda DIY Buka Kembali Layanan SIM dan STNK

Dijelaskan, sampai dengan 30 Mei lalu pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 38.188 unit kendaraan bermotor (ranmor).

Dari jumlah itu, 1.546 unit ranmor harus putar balik karena melanggar ketentuan protokoler kesehatan masa pandemi Covid-19.

Selain itu, tercatat ada 51 kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas), dengan rincian satu korban meninggal dunia (MD), 2 luka berat (LB), 58 luka ringan (LR), dan kerugian material Rp28.450.000.

Pada Idul Fitri 1441 H kali ini, jumlah laka lantas menurun dibanding tahun lalu akibat kebijakan pemerintah yang tidak memperbolehkan para pemudik untuk pulang kampung (mudik).

Selama dilangsungkan operasi pihak Ditlantas Polda DIY mendirikan Pospam dan Pos Penyekatan di wilayah perbatasan DIY-Jateng, masing-masing Pospam Penyekatan adalah Pospam Tempel, Pospam Prambanan (Sleman), Pospam Temon (Kulonprogo), dan Pospam Bedoyo (Gunungkidul).

Di Pospam-pospam tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor (roda dua dan roda empat) yang berniat ke luar-masuk DIY.

Total jumlah Pospam yang dibangun 22, ditambah 4 Pospam Penyekatan bersinergi dengan TNI, Dishub, Dinkes/Puskesmas, dan Satpol PP, melibatkan 2704 personel.

Di sejumlah Pospam, petugas memberikan arahan kepada pengendara mengenai aturan mudik di tengah pandemi Covid-19.

Polda DIY Bakal Periksa Kendaraan yang Akan ke Jakarta

“Perlu dipahami, petugas sama sekali tidak mempersulit masyarakat, melainkan justru menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat agar tidak tertular Covid-19,” tegasnya.

Selain itu pihaknya juga melakukan pemeriksaan pada mobil angkutan barang dan orang. Semisal, mobil travel/penumpang yang digunakan untuk mudik Lebaran.

Jika terbukti kendaraan tersebut digunakan untuk mudik dan tidak memenuhi persyarakat, maka akan diminta untuk putar balik.

“Selain melaksanakan Dikmas dan sosialisasi tentang SOP berkeselamatan lalu lintas dalam pandemi Covid-19, petugas juga melakukan penegakan hukum non justicia dalam bentuk teguran dan memutarbalikkan kendaraan yang berniat mudik,” jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved