Yogyakarta

Polda DIY Akan Lakukan Penyelidikan Terkait Teror pada Diskusi yang Batal Digelar CLS

Lebih lanjut ia mengatakan nantinya setelah mendapat laporan terkait kasus tersebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-sak

TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto saat jumpa pers di Mapolres Sleman, Jumat (06/03/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Beberapa hari ini sempat digegerkan dengan adanya kasus terkait diskusi secara online bertajuk "Persoalan Pemberhentian Presiden di Tengah Pandemi Ditinjau dari Sistem Ketatanegaraan oleh Constitutional Law Society" yang rencananya akan diselenggarakan pada Jumat (29/5/2020) kemarin.

Namun diskusi tersebut akhirnya dibatalkan karena berbagai teror yang didapatkan oleh panitia dan narasumber di acara diskusi tersebut.

UII Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait Teror Hingga Tudingan Makar Terhadap Guru Besarnya

Saat dikonfirmasi oleh TribunJogja.com Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto mengatakan hingga saat ini belum ada yang melaporkan secara resmi terkait laporan tersebut.

"Belum ada laporan resmi. Meskipun belum ada laporan, polisi tetap mengumpulkan petunjuk tentang adanya teror tersebut. Jadi silakan yang merasa dirugikan dalam peristiwa ini bisa melaporkan ke kepolisian terdekat," jelasnya Sabtu (30/5/2020)

Lebih lanjut ia mengatakan nantinya setelah mendapat laporan terkait kasus tersebut pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi.

Peneliti Hukum UII: Pembungkaman Diskusi Akademik Bisa Membuat Jelek Nama DIY

"Nantinya pelapor akan diambil keterangannya, saksi-saksi akan diperiksa. Setelah itu dilakukan penyelidikan. Jika cukup untuk ditingkatkan ke penyidikan. Ya pastinya akan dilakukan penyidikan terkait laporan tersebut," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Sri Cahyani Putri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved