Kota Yogyakarta
Masa Pandemi, Perpustakaan Kota Yogyakarta Buka Layanan Antar Buku ke Rumah
Sudah lebih dari dua bulan belakangan, Perpustakaan Kota Yogyakarta menutup aktivitas pengunjung dalam lingkungan perpustakaan untuk menghindari terja
Penulis: Maruti Asmaul Husna | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Maruti Asmaul Husna
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Sejak covid-19 masuk ke Indonesia pada Maret, Perpustakaan Kota Yogyakarta melakukan pembatasan layanan kunjungan.
Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di lingkungan perpustakaan.
“Kami tetap melalukan beberapa agenda kegiatan seperti biasa tapi memang ada keterbatasan-keterbatasan di dalamnya,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Yogyakarta, Nunun Zulaikha saat ditemui Tribunjogja.com, Jumat (29/5/2020).
Sudah lebih dari dua bulan belakangan, Perpustakaan Kota Yogyakarta menutup aktivitas pengunjung dalam lingkungan perpustakaan untuk menghindari terjadinya kerumunan.
• Perpustakaan Kota Yogya Layani Pemustaka dengan Sapa Ratu
Namun, pengunjung atau pemustaka masih dapat meminjam dan mengembalikan buku maupun melakukan pendaftaran anggota lewat satu loket yang disediakan di Perpustakaan Kota Yogyakarta.
Layanan khusus selama masa pandemi itu diberi nama Sapa Ratu yang merupakan akronim dari Saran Peminjaman dan Pengembalian Buku Pustaka Langsung tanpa Turun dari Kendaraan.
“Melalui Sapa Ratu pemustaka tetap bisa memenuhi kebutuhan informasi mereka terhadap koleksi bacaan kami. Kami lakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Di antaranya, petugas dilengkapi dengan masker dan sarung tangan, juga ada physical distancing antara pemustaka dan pustakawan,” jelasnya.
Nunun menjelaskan, setelah dilakukan transaksi buku, petugas akan melakukan sterilisasi sebelum buku dikembalikan ke rak.
Dia menambahkan, pihaknya juga melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala pada sarana dan prasarana di perpustakaan.
• Pelayanan Perpustakaan Klaten Ditutup Dua Pekan
Selain Sapa Ratu, Nunun mengatakan pihaknya juga membuka layanan Jamila atau Jaminan Layanan Prima Mengantar Buku Andalan ke Pemustaka.
“Kalau pemustaka tidak sempat ke sini, bisa kami yang mengantarkan (buku). Tentu saja untuk pemustaka yang tinggal di Kota Yogyakarta. Kalau misalnya tinggal di pinggir Bantul begitu, bisa janjian bertemu di daerah Kota, seperti COD-an,” terangnya.
Adapun syarat layanan peminjaman buku Jamila di antaranya:
1. Merupakan anggota Perpustakaan Kota Yogyakarta
2. Memiliki KTP/SIM/BPJS/Kartu Keanggotaan Organisasi yang diakui secara nasional, sebagai jaminan peminjaman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sejak-pandemi-masuk-ke-indonesia-pada-maret-perpustakaan-kota-yogyakarta-melakukan-pembatasan.jpg)