Breaking News:

Jawa

Angka Reproduksi Dasar yang Tinggi Jadi Pertimbangan 'New Normal' di Kota Magelang

Tim yang diketuai oleh Kepala Bappeda Kota Magelang akan mengkaji penerapan kenormalan baru di berbagai bidang, termasuk penerapan protokol kesehatan

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Sekretaris Daerah Kota Magelang, Joko Budiyono, diwawancari wartawan, Jumat (29/5/2020) 

Kenormalan baru ini dinilai penting dan karena jika terus bertahan dalam kondisi seperti ini, ekonomi tidak berjalan. Jika ekonomi tak berjalan, maka dikhawatirkan dapat membawa dampak yang kurang baik di berbagai bidang, baik berjalannya pemerintahan atau bidang lain.

Kabar Baik, Dua Lagi Pasien Positif yang Sembuh di Kota Magelang

"Kita mengarah ke sana, ke kenormalan baru ini, karena tanpa itu, saya kira ekonomi tidak bisa berjalan. Kita akan simulasikan berapa kekuatan kita menghadapi new normal itu. Umpamanya nanti ada TNI/Polri yang akan kita minta bantuan menertibkan, di pasar dan pusat pedagangan lain. Tetap dijaga, karena ketataatn dan kedisiplinan masyarakat masih rendah, sehingga harus kita edukasi supaya patuh protokol kesehatan. Seperti memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak," ujar Joko.

Masa uji coba akan dilaksanakan.

Seperti sistem kerja, kerja dari rumah atau work from home masih berjalan hingga tanggal 4 Juni 2020 mendatang.

Kegiatan kerja di kantor baru akan berjalan setelahnya, mulai pukul 08.00-13.00 WIB sesuai arahan pemerintah pusat.

Di bidang pendidikan, Pemkot Magelang cenderung mengikuti arahan kementerian.

Hotel-hotel juga nampaknya juga akan segera dibuka bulan depan.

"Sistem kerja, sesuai edaran menteri sampai dengan tanggal 4, Work From Home (WFH) masih jalan. Setelah itu, kegiatan kerja dimulai jam 8 pulang jam 1. Karena ini masih darurat kondisinya dan uji coba. Kalau pendidikan tergantung kementerian. Sebagian hotel juga akan buka, tetapi tetap new normal. Kalau semua kita tutup ekonomi tidak jalan," kata Joko.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Magelang Joko Soeparno memaparkan, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dengan matang sebelum new normal diterapkan di Kota Magelang.

Belasan Warga Kontak Erat Pasien Positif Baru di Kota Magelang Dijemput ke Rumah Sakit dan Diperiksa

Berdasarkan hasil video conference dengan Mentri PPN/Bappenas, jelas Joko, angka reproduksi dasar (disimbolkan dengan R0 atau R-nought) yang merupakan perkiraan penularan penyakit di Kota Magelang masih diatas angka 1.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved