Tata Cara dan Niat Puasa Sunnah 6 Hari di Bulan Syawal 1441 H
Setelah merayakan Idul Fitri pada 1 Syawal 1441 H, umat muslim dianjurkan untuk berpuasa sunnah bulan syawal selama 6 hari.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Hari Susmayanti
"Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal esok hari karena Allah SWT.”
Membaca niat puasa sunah, dapat dilakukan di siang hari apabila yang bersangkutan belum makan dan minum. Hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.
• Video Viral Suster Katolik Nyanyikan Lagu Idul Fitri, Warganet: Adem Banget!
Dianjurkan untuk melafalkan niat puasa Syawal pada siang hari.
Berikut ini lafalnya :
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
"Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ.
Artinya, “Aku berniat puasa sunah Syawwal hari ini karena Allah SWT.”
2. Makan sahur
Puasa sunnah, dianjurkan untuk makan sahur sebelum terbit fajar. Tetapi jika bangun terlambat, dan tidak sempat sahur, puasa tetap sah.
3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa
Sama seperti puasa Ramadhan, hendaknya menahan diri dari makan, minum, dan hal yang dapat membatalkan puasa.
Puasa sejak terbit fajar sampai tenggelam matahari atau waktu magrib.
4. Berbuka puasa
Ketika azan magrib tiba, disunnahkan untuk menyegerakan berbuka puasa. Doa berbuka puasa yaitu :
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bacaan-doa-akhir-tahun-dan-amalan-puasa-sunnah-asyura_20180910_171441.jpg)