Lebaran 2020
Sekda DIY Apresiasi Masyarakat yang Laksanakan Salat Idulfitri di Rumah
Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY), Kadarmanta Baskara Aji memberikan apresiasi kepada masyarakat karena mengikuti imbauan untuk
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM. YOGYA - Sekretaris Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Sekda DIY), Kadarmanta Baskara Aji memberikan apresiasi kepada masyarakat karena mengikuti imbauan untuk Salat Idulfitri di rumah.
"Saya melihat warga melaksanakan Salat Idulfitri di rumah, saya apresiasi. Memang ada satu dua yang menyelenggarakan (Salat Idulfitri), tetapi dilakukan dengan sangat tertib dan dipatuhi oleh masyarakat. Saya apresiasi masyarakat ternyata mengikuti imbauan pemerintah, tetap jaga jarak,"di Kepatihan, Minggu (24/05/2020).
Ia mengingatkan agar masyarakat melakukan silaturahmi secara daring.
Saat ini teknologi bisa digunakan untuk bersilaturahmi.
Silaturahmi juga tidak harus bertemu langsung, bisa melalui telepon, foto, video, dan lain-lain.
• Keraton Yogyakarta Bagikan Ubarampe Gunungan 1 Sawal
"Saat ini orangtua juga sudah bisa memahami. Kalau dulu mungkin orangtua menunggu anaknya pulang, tetapi saat ini bisa melalui telepon, menggunakan sosmed juga bisa. Orangtua juga pasti paham,"ujarnya.
Tidak hanya masyarakat, orang nomor satu di DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono juga berkumpul dengan keluarga, dan tidak mengadakan open house.
"Tidak ada open house, tidak ada sowanan. Semua dilakukan intern keluarga. Masyarakat juga diminta untuk berkumpul dengan keluarga saja,"sambungnya.
Terpisah, Puteri Pertama Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, GKR Mangkubumi meminta warga Daerah istimewa Yogyakarta untuk bersabar dalam menghadapi pandemi COVID-19, termasuk dalam merayakan Idulfitri.
• Cara Tetap Bisa Bahagia Meski Tidak Mudik, Ini Tujuh Tips
"Tentu semuanya terdampak. Untuk menghadapi pandemi ini, kita harus bersabar. Masyarakat bisa mematuhi anjuran pemerintah dan tetap melaksanakan protokol pencegahan, seperti tetap berada di rumah,"ujarnya.
"Tidak ada ngabekten, cuma putri-putrinya saja. Acara hanya internal Keraton Yogya," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sekda-diy-kadarmanta-baskara-aji-saat-dijumpai-wartawan-di-kepatihan.jpg)