Gunungkidul

Polres Gunungkidul Imbau Warga Tak Lakukan Takbir Keliling Malam Ini

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widhiastuti melalui keterangan resminya meminta seluruh Kapolsek untuk menyampaikan imbauan ini ke masyara

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul mengimbau warga agar tidak melakukan kegiatan takbir keliling pada Sabtu (23/05/2020) malam ini.

Anjuran ini diberikan untuk menghindari keramaian yang berpotensi menyebabkan penyebaran COVID-19.

Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widhiastuti melalui keterangan resminya meminta seluruh Kapolsek untuk menyampaikan imbauan ini ke masyarakat.

"Mengingat situasi belum kondusif dari COVID-19, maka diminta untuk tidak melaksanakan Takbir Keliling di lapangan atau di tempat terbuka," kata Enny, Sabtu (23/05/2020).

Lebaran, Jatah Gas 3 Kg di Gunungkidul Akan Ditambah 4 Persen

Selain melarang Takbir Keliling, Polres Gunungkidul juga meminta masyarakat tidak melaksanakan ibadah Salat Id di mesjid atau di lapangan terbuka.

Anjuran ini juga sudah sejalan dengan edaran dari Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Gunungkidul.

Enny pun mengatakan pihaknya akan memantau dan melakukan patroli untuk memastikan seluruh warga mematuhi imbauan tersebut. Ia mengatakan personil akan diturunkan untuk patroli.

"Seluruh Kapolsek juga kami minta untuk mendata tempat-tempat yang akan digunakan untuk Salat Id dan melaporkannya ke Polres Gunungkidul," kata Enny.

Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul Arif Gunadi sebelumnya juga telah menyampaikan agar jemaah tidak mengumandangkan Takbir secara berkeliling dan beramai-ramai.

Meskipun, Arif mengatakan Takbir bisa dikumandangkan dari rumah masing-masing jemaah.

Kemenag Gunungkidul Imbau Masyarakat Lakukan Salat Id di Rumah

Secara sunnah, Takbir dikumandangkan sejak malam Idul Fitri sampai sebelum Salat Id.

"Umat muslim diminta untuk tetap melakukan Salat Id secara individu atau berjemaah dengan keluarga inti di rumah masing-masing," kata Arif.

Lewat edaran tersebut, Kemenag Gunungkidul setidaknya menyampaikan 17 poin panduan untuk ibadah Idul Fitri tahun ini.

Panduan tersebut juga sesuai dengan Surat Edaran dari Menteri Agama RI.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved