Takdir Amerika Serikat dan China untuk Perang, Bisakah Trump & Jinping Hindari Perangkap Thucydides?

Memburuknya hubungan dua negara besar di dunia Amerika Serikat dan China, khususnya setelah wabah covid-19 memunculkan kekhawatiran perang dunia

AFP
Xi Jinping dan Donald Trump 

TRIBUNJOGJA.COM - Memburuknya hubungan dua negara besar di dunia Amerika Serikat dan China, khususnya setelah wabah covid-19 memunculkan kekhawatiran timbulnya perang dunia ketiga.

Pertanyaan yang disimpan banyak orang, dapatkah konflik bersenjata antara kedua negara adikuasa dapat dihindari?

Profesor Harvard, Graham Allison, mengajukan pertanyaan dalam buku tahun 2017, Destined for War: Bisakah Amerika dan China Lolos dari Perangkap Thucydides?

Rujukannya adalah sejarawan Yunani 2.500 tahun yang lalu dan teka-teki namanya setelah dia pada kemungkinan konflik bersenjata ketika kekuatan yang meningkat menantang kekuatan yang berkuasa.

Sementara pengamat umumnya setuju bahwa perang habis-habisan antara negara-negara bersenjata nuklir tidak mungkin, ada risiko potensial untuk konflik militer terbatas.

Presiden Xi Jinping telah menunjukkan minat pribadi pada konsep perangkap Thucydides, yang pertama kali ditayangkan Allison dalam artikel surat kabar 2012, merujuknya setidaknya pada tiga kesempatan, termasuk menjelang upacara pelantikan Presiden AS Donald Trump tiga tahun lalu.

Resep Bumbu Opor Ayam untuk Menu Lebaran, Mudah Dibuat Sendiri di Rumah

Berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada Januari 2017, Xi mengatakan jebakan Thucydides "dapat dihindari ... selama kita menjaga komunikasi dan memperlakukan satu sama lain dengan tulus".

Namun sejak saat itu, pandemi Covid-19 yang menghancurkan telah mendorong hubungan AS-Cina yang sangat penuh ke ambang konfrontasi habis-habisan sebagai akibat dari ketidakpercayaan dan kesalahan persepsi strategis, kata Wang Jisi, presiden Institut Internasional dan Strategis Universitas Peking.

"China dan AS bergeser dari kompetisi segala arah ke konfrontasi skala penuh, dengan sedikit ruang untuk kompromi dan manuver," kata Wang dalam pidato pada akhir Maret dikutip SCMP.

Pesawat tempur Angkatan Udara Amerika Serikat B-1B Lancer and F-16 Fighting Falcons
Pesawat tempur Angkatan Udara Amerika Serikat B-1B Lancer and F-16 Fighting Falcons ((U.S. Air Force/Tech. Sgt. Timothy Moore))

"Kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan bahwa kedua kekuatan itu bisa jatuh ke dalam perangkap Thucydides."

Halaman
1234
Penulis: Joko Widiyarso
Editor: Joko Widiyarso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved