Buah Bibir

Ramadan Ajarkan Kemandirian bagi Mirta Asyahara

Bagi Mirta, tak bisa pulang ke kampung halaman saat Ramadan memberikan warna tersendiri.

istimewa
Mirta Asyahara 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Nanda Sagita Ginting

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Menjalani Ramadan tahun ini, terasa berbeda bagi Mirta Asyhara.

Dirinya terpaksa tidak bisa berkumpul dengan keluarganya yang berada di Karawang, Jawa Barat, akibat pandemi Corona.

"Ramadan tanpa keluarga, baru ini saya jalani. Rasa sedih pasti ada, biasanya kalau berbuka puasa maupun sahur pasti ramai bareng keluarga. Sekarang, hanya seorang diri saja," ungkap Mirta

Mirta menjelaskan, walaupun sudah terbiasa hidup mandiri.

Intan Fransisca Insani Manopo Beralih Berjualan Online

Namun untuk pertama kali,  berpuasa jauh dari keluarga masih sulit, untuk mempersiapkan segalanya seorang diri.

"Berbeda sekali berpuasa di rumah dengan di kosan. Kalau di rumah untuk makanan berbuka dan sahur sudah disiapkan oleh Ibu semua. Sedangkan, di kosan kebalikannya, semua serba  dipersiapkan sendiri dari makanan sahur sampai berbuka," ujar gadis kelahiran Karawang, 22 September 1998 silam ini.

Mirta mengatakan, untuk makanan berbuka dan sahur, ia masak sendiri karena harus menghemat pengeluaran.

Padahal Mirta tak begitu lihai memasak di dapur.

Namun, karena kondisi perlahan ia pun belajar.

Halaman
12
Penulis: Nanda Sagita Ginting
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved