Update Corona di DI Yogyakarta
Terkait Video Pasien Covid-19 yang Kabur, Pemda DIY : Maaf Kalau Bikin Heboh
Dalam adegan simulasi tersebut, seorang yang dijadikan pasien positif Covid-19 telah bersembunyi di sebuah rumah makan.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Video berdurasi 35 detik yang beredar luas di dunia maya mendadak gempar.
Dalam video tersebut menunjukkan petugas dari Pemerintah Daerah (Pemda) DIY yang mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap.
• Viral Video Pasien COVID-19 di Yogyakarta Kabur, Ternyata Ini Faktanya Menurut Kasatpol PP DIY
Mereka berjalan di tengah kerumunan warga dan sesekali turun ke tengah jalan meneriakkan bahwa ada satu pasien positif Covid-19 yang kabur.
Aksi tersebut terjadi di Jalan Sorogenan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
• Viral Video Soal Pasien Virus Corona di Jogja Kabur, Ini Penjelasan Wawali Yogyakarta
Sangat disayangkan karena kejadian tersebut hanyalah simulasi yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) DIY.
Meski tujuannya baik, untuk menimbulkan efek kejut kepada masyarakat supaya lebih peka dan sadar akan bahaya Covid-19, sayangnya hal itu justru menimbulkan keresahan bagi masyarakat.
Pasalnya, dalam adegan simulasi tersebut, seorang yang dijadikan pasien positif Covid-19 telah bersembunyi di sebuah rumah makan.
Video itu pun sudah tersebar diberbagai akun media sosial (Medsos) Instagram dan Twitter.
Akun @Edwinsatria misalnya, sekitar pukul 16.35 dirinya mengunggah video tersebut dengan memberikan caption.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 21 Mei 2020, 2 Nakes RSUP Dr Sardjito Dinyatakan Positif
"Baru aja fren pasien covid-19 kabur dari rumah sakit. Ciri-ciri baju merah celana jeans. Lokasi jalan sorogenan. Wkwkwk rakalap tenan (mengkhawatirkan sekali)," tulisnya.
Tak berselang lama, akun itu pun memberi konfirmasi jika kejadian tersebut hanyalah simulasi Pemda DIY untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat.
"Klarifikasi fren. Ada info ternyata tadi cuman simulasi dari pol PP DIY," unggah dia.
Menanggapi hal itu, Kasatpol PP DIY, Noviar Rahmad memberikan klarifikasi. Video yang beredar di medsos tersebut memang betul sebuah simulasi.
Giat intelegensi tersebut dimaksudkan supaya masyarakat punya kepedulian dan kepekaan terhadap Covid-19.
• Pemkot Yogya Pastikan Tidak Ada Pasien COVID-19 Kabur
Selain video yang beredar, muncul juga broadcast mengenai laporan keberhasilan penangkapan pasien Covid-19 yang dinyatakan kabur tersebut.
"Itu hanya simulasi. Karena menjelang lebaran ini kan pendatang di DIY dua kali lipat. Sementara masyarakat mulai acuh dengan physical distancing, ini langkah kami untuk menumbuhkan rasa ke pekaan terhadap virus ini, makanya dilakukan simulasi tersebut," ungkapnya saat dihubungi Tribunjogja.com, Kamis (21/5/2020)
Noviar mengakui, dampak dari simulasi tersebut menimbulkan kehebohan dan keresahan masyarakat yang luas.
Ia juga tidak menyangka jika akhirnya justru menimbulkan keresahan lantaran bocornya giat intelegen tersebut ke medsos.
"Mohon maaf kalau bikin heboh. Karena sebenarnya tujuannya supaya masyarakat tidak berkerumun," sesalnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terkait-video-pasien-covid-19-yang-kabur-pemda-diy-maaf-kalau-bikin-heboh.jpg)