Update Corona di DI Yogyakarta
Pemkot Yogya Pastikan Tidak Ada Pasien COVID-19 Kabur
Dari hasil penelusuran, tidak ada pasien kabur, baik puskesmas maupun rumah sakit di Kota Yogyakarta.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebuah video dengan narasi pasien COVID-19 kabur dari rumah sakit menggegerkan dunia maya.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @Edwinsatriaa.
Pemilik akun Twitter tersebut juga memberikan keterangan ciri-ciri pasien kabur adalah berbaju merah dan celana jeans.
Peristiwa tersebut diduga terjadi di Kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Sorogenen.
Video tersebut rupanya telah ditonton pula oleh Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 21 Mei 2020, 2 Nakes RSUP Dr Sardjito Dinyatakan Positif
Heroe pun melakukan penelusuran untuk memastikan hal tersebut.
Dari hasil penelusuran, tidak ada pasien kabur, baik puskesmas maupun rumah sakit di Kota Yogyakarta.
"Penelusuran dari semua rumah sakit di Kota Yogya dan puskemas, tidak ada pasien yang keluar. Puskemas juga mengatakan tidak mengirimkan pasien dengan ambulans seperti pada video,"katanya, Kamis (21/05/2020) malam.
Dengan hasil penelusuran tersebut, Heroe memastikan bahwa kejadian tersebut (pasien kabur) bukan terjadi di Kota Yogyakarta.
"Artinya terkondisi aman di dalam kamarnya masing-masing. Dengan demikian sudah memastikan bahwa jikalau memang benar ada pasien yg keluar dan dikejar, itu bukan dari Rumah Sakit Yogyakarta,"sambungnya.
Saat ini, lanjut dia, jajaran Pemkot Yogyakarta sedang melakukan koordinasi untuk informasi dari Pemerintah Daerah DIY.
Sebab dalam video tersebut ambulans berlambang Pemda DIY.
Terpisah, Wakil Sekretaris Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DIY, Biwara Yuswantana mengatakan beredar informasi yang menyebutkan video tersebut merupakan simulasi.
"Info dari berbagai sumber seperti itu (simulasi) mas. Tapi saya belum bisa kontak denga Pak Kasat Pol PP," kata Biwara.
Sementara itu, akun @Edwinsatriaa telah menghapus video viral tersebut.
Akun tersebut juga memberi klarifikasi bahwa video yang beredar adalah simulasi.
"Klarifikasi fren. Ada info ternyata tadi cuman simulasi dari pol pp diy dan sarlinmas will parangtritis. Mohon maaf video saya hapus agar tidak menimbulkan kepanikan," tulis akun tersebut. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemkot-yogya-pastikan-tidak-ada-pasien-covid-19-kabur.jpg)