Yogyakarta

H-4 Idulfitri, Ada Kenaikan 30 Persen Penumpang di Bandara YIA Yogyakarta

Kenaikan penumpang pada moda transportasi pesawat hanya sebanyak 30 persen saja atau hanya sekitar 300 penumpang perhari.

Tayang:
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Suasana Yogyakarta International Airport (YIA) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sejak diberlakukannya aturan melalui Surat Edaran (SE) Gugus Tugas penanganan Covid- 19 pemerintah pusat, nomor 4 tentang kriteria pembatasan perjalanan dalam pencegahan Covid-19, PT Angkasa Pura I Yogyakarta hanya alami kenaikan 30 persen penumpang pada H-4 lebaran.

Meski kelonggaran transportasi diberlakukan, namun pihak Angkasa Pura tetap berlakukan kriteria tertentu bagi masyarakat terkait izin melakukan penerbangan.

Dampaknya, kenaikan penumpang pada moda transportasi pesawat hanya sebanyak 30 persen saja atau hanya sekitar 300 penumpang perhari.

Sebelumnya, sejak adanya pembatasan transportasi massal, perharinya hanya 150 penumpang, itu pun sudah termasuk kedatangan dan keberangkatan.

Hari Kelima Pelonggaran Transportasi, Yogyakarta International Airport (YIA) Masih Sepi

PTS General Manager (GM) Angkasa Pura I Yogyakarta, Pandu Agus Purnama menyampaikan, kenaikan penumpang sebanyak 30 persen tersebut mulai dirasakan sejak pemberlakuan SE dari Gugus Tugas pusat tentang kriteris pembatasan perjalanan.

Ia merinci, dalam sehari selama masa pandemi Covid-19 hingga jelang lebaran kali ini, penerbangan hanya sebanyak empat jadwal.

Jika dibandingkan dengan H-4 Idul Fitri tahun sebelumnya, mobilitas penerbangan bisa mencapai 40 penerbangan pesawat.

"Ya tahun ini terburuk, kami akan tetap berlakukan penerbangan selama aturan SE gugus tugas ini berlaku," katanya saat dihubungi Tribunjogja.com, Rabu (20/5/2020).

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 20 Mei 2020, Positif Bertambah 3 Kasus

Meski terjadi kenaikan penumpang, pihaknya menjamin protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap dilakukan.

Ia pun menjaga supaya kejadian penumpukan penumpang seperti di Bandara Soekarno Hatta tidak terjadi di Bandara YIA atau pun Adisutjipto.

Salah satu caranya, pihak bandara sudah mengatur jadwal kedatangan pesawat supaya tidak berbarengan. 

Karena menurut Pandu, terjadinya penumpukan penumpang di Bandara Soekarno Hatta tersebut lantaran manajemen penerbangan yang kurang disiapkan dengan baik.

Ia menambahkan, sejak tanggal 9 Mei hingga saat ini, pihaknya sudah menolak sepuluh calon penumpang lantaran tidak memenuhi syarat protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Sepuluh calon penumpang tersebut terdiri dari kalangan pekerja pemerintahan hingga pekerja swasta.

Bandara YIA Bakal Menjadi Tempat Kedatangan WNI dari Malaysia

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved