Restoran di Amsterdam Pakai Jurus Ini Agar Usaha Tetap Buka Meski Dilanda Wabah Virus Corona

Dalam pandemi virus corona, pariwisata menjadi sektor yang paling terkena dampaknya, diikuti dengan usaha kuliner seperti restoran dan kafe

Penulis: Bunga Kartikasari | Editor: Iwan Al Khasni
mediamatic
Restoran di Amsterdam sedang menguji rumah kaca sebagai cara baru untuk makan selama pandemi COVID-19 

TRIBUNJOGJA.COM, AMSTERDAM - Pada masa pandemi virus corona, pariwisata menjadi sektor yang paling terkena dampaknya, diikuti dengan usaha kuliner seperti restoran dan kafe.

Hingga kini, di seluruh Indonesia, bahkan dunia, sebagian besar restoran tutup.

Jika buka, restoran harus menerapkan jarak fisik aman dan prosedur kesehatan agar para pengunjung tidak mudah tertular virus corona.

Tidak sedikit pula restoran yang memanfaatkan layanan pesan antar agar tetap ada pemasukan.

Proyek ini bertujuan untuk meminimalkan kontak fisik antara pelayan dan pengunjung.
Proyek ini bertujuan untuk meminimalkan kontak fisik antara pelayan dan pengunjung. (mediamatic.net)

Di Amsterdam, Belanda, ada sebuah restauran yang mengimplementasikan jarak aman untuk para konsumen. Tempat itu bernama Mediamatic ETEN, restoran vegan yang berada di di pusat seni Mediamatic Biotoop.

Melihat dari sederet foto yang beredar di media sosial, restoran tersebut menata meja dan kursi berjarak satu sama lain.

Uniknya, satu meja dan dua kursi itu dimasukkan ke dalam bangunan kaca berbentuk seperti rumah kaca dengan seluruh rangka tampil transparan.

Dengan begitu, tamu bisa tetap menyantap makanan dengan tenang dan tak perlu khawatir dengan penyebaran virus corona.

Restauran itu menyebut rumah kaca sebagai proyek 'Serres Separees' yang berarti rumah hijau terpisah dalam bahasa Prancis.

Penderita Covid-19 Brasil Melejit Salip Inggris dan Italia, Ada Kuburan Massal di Amazon

UPDATE TERBARU Jumlah Pasien Virus Corona 19 Mei 2020, Malaysia 56, Indonesia 33, Amerika Dipuncak

Pelayan di Mediatic ETEN menggunakan papan kayu untuk menyajikan makanan kepada pengunjung di dalam rumah kaca
Pelayan di Mediatic ETEN menggunakan papan kayu untuk menyajikan makanan kepada pengunjung di dalam rumah kaca (mediamatic.net)

Serres Separees telah melewat dua kali tahap uji coba kelayakan, sebelum nantinya diterapkan pada saat pembatasan sosial skala besar berakhir.

Uji coba pertama pada 27 April 2020 dan yang kedua berlangsung 5 Mei lalu. Seluruh staf bekerja mengenakan pakaian pelindung.

Makanan disajikan menggunakan papan kayu panjang yang dibersihkan secara steril setiap penyajian, sehingga tidak ada kontak fisik antar pengunjung dan staf.

Museum, restoran, dan teater memang diharapkan dibuka dengan kapasitas yang dikurangi pada 1 Juni di seluruh Belanda. Saat ini, mereka memiliki 40 ribu kasus positif Covid-19.

Sedangkan, Mediamatic ETEN telah melakukan reservasi mulai 21 Mei, tetapi mereka masih perlu mendapatkan izin dari otoritas lokal dan nasional untuk secara resmi dibuka. Kini, restoran itu masih dalam proses ujicoba staf dan keluarga.

Café Rothe di Schwerin, Jerman, merayakan pelonggaran lockdown di Jerman dengan membagikan topi mie biliar
Café Rothe di Schwerin, Jerman, merayakan pelonggaran lockdown di Jerman dengan membagikan topi mie biliar (facebook Café Rothe)

Tak hanya di Belanda, negara Eropa lain, yakni di Jerman, ada kafe bernama Cafe Rothe yang berinovasi agar tetap bisa beroperasi di tengah pandemi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved