Penderita Covid-19 Brasil Melejit Salip Inggris dan Italia, Ada Kuburan Massal di Amazon

Amerika masih jadi negara paling banyak terjankit virus corona dibandingkan negara Eropa lainnya. Namun ada perkembangan mengejutkan dari Brasil.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
MICHAEL DANTAS / AFP
Sebuah foto udara dari para pekerja pemakaman yang menurunkan peti mati dari sebuah truk di sebuah area di mana kuburan-kuburan baru digali terlihat di pemakaman Parque Taruma, selama pandemi Covid-19 coronavirus di Manaus, negara bagian Amazonas, Brasil, 21 April 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM Indonesia - Perkembangan terbaru penyebaran kasus virus corona di sejumlah negara di dunia masih terjadi hingga Selasa (19/5/2020).

Total jumlah kasus virus corona di dunia mencapai 4,885,738 kasus dengan angka kematian mencapai 319,819 kasus.

Sedangkan total pasien sembuh mencapai angka 1,903,134 kasus.

Amerika masih jadi negara paling banyak terjangkit virus corona dibandingkan negara Eropa lainnya.

Namun ada perkembangan mengejutkan dari Brasil.

Negara itu kini berada dalam lima besar di bawah Spanyol, Rusia dan Amerika.

Berikut rangkuman Tribunjogja.com dari laman situs worldometers hingga Selasa (19/5/2020) pukul 06.11 WIB.

1. Amerika Serikat 1,549,239
2 Rusia 290,678
3 Spanyol 278,188
4 Brasil 254,220
5 Inggris 246,406
6 Italia 225,886
7 Prancis 179,927
8 Jerman 177,289
9 Turki 150,593
10 Iran 122,492

Peta Negara Brasil
Peta Negara Brasil (Google Earth)

11 India 100,340
12 Peru 94,933
13 China 82,954
14 Canada 78,072
15 Saudi Arabia 57,345
16 Belgium 55,559
17 Mexico 49,219
18 Chile 46,059
19 Netherlands 44,141
20 Pakistan 42,125

Penampakan Kuburan Massal di Amazon

Foto udara menunjukkan pemakaman di daerah di mana kuburan baru telah digali di pemakaman Nossa Senhora Aparecida di Manaus, di hutan Amazon di Brasil, pada 22 April 2020. Daerah kuburan baru ini menampung dan memastikan korban dari Pandemi virus corona covid-19.
Foto udara menunjukkan pemakaman di daerah di mana kuburan baru telah digali di pemakaman Nossa Senhora Aparecida di Manaus, di hutan Amazon di Brasil, pada 22 April 2020. Daerah kuburan baru ini menampung dan memastikan korban dari Pandemi virus corona covid-19. (Michael DANTAS / AFP)

Manaus, kota terbesar Amazon, Brasil harus menggali kuburan massal karena kewalahan mengatasi kematian akibat Covid-19.

Orang-orang bertanya apakah kota ini, ibu kota negara bagian Amazon ini akan menjadi Guayaquil berikutnya. Sulit untuk tidak membandingkan keduanya, karena gambar-gambar mayat yang belum dikubur di Ekuador masih terpatri di benak banyak orang di sini.

Amazon memiliki salah satu tingkat infeksi tertinggi di Brasil dengan sistem kesehatan yang paling minim, sehiingga diebut akan menjadi kombinasi yang membawa petaka.

Pada bulan April, Manaus melihat peningkatan 578% dalam jumlah orang yang meninggal karena masalah pernapasan.

Mereka tidak secara resmi dicatat sebagai korban Covid-19 tetapi para ahli percaya hanya ada satu penjelasan. Dengan pengujian yang masih rendah, ada sejumlah besar angka yang tidak dilaporkan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved