Breaking News:

Qassem Soleimani, Tokoh Sentral di Balik Kekalahan ISIS di Irak dan Suriah

Qassem Soleimani, Tokoh Sentral di Balik Kekalahan ISIS di Irak dan Suriah

Al Jazeera
Mayor Jenderal Qassem Soleimani 

Majalah Newsweek yang ternama, media New Yorker , dan BBC pernah membuat laporan panjang sepak terjang jenderal satu ini.

“Meski di dalamnya ada intensi tertentu, karena menggunakan frasa-drasa yang mencitrakan negatif sosok Qassem,” kata Irman, eks editor Sindo Weekly yang pernah reportase dari Jalur Gaza.

Irman menambahkan, kehadiran Qassem Soleimani di Palestina begitu dalamnya, meski secara diplomatis tidak pernah ditampakkan oleh elite Hamas.

Hamas adalah kelompok Sunni, yang memperoleh dukungan pendanaan dari negara-negara Arab, seperti Emirat dan Qatar.

Baru setelah Qassem dibunuh, Hamas secara demonstratif menunjukkan penghormatannya pada Qassem.

Pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, terbang ke Teheran, melayat Qassem, dan menemui keluarga almarhum. “Haniyeh menyebut Qassem sebagai Syahid Al Quds,” ujar Irman.

“Tapi ketika saya di Gaza, saya mendapat penjelasan dari elite Hamas, begitu besar peran dan dukungan Iran pada perlawanan Palestina. Finansial maupun politik,” sambungnya.

“Qassem juga disebut sebagai kreator penggalian terowongan-terowongan rahasia di Jalur Gaza,” imbuhnya.

Tapi menurut Irman, elite Hamas tidak pernah terbuka mengakui itu. Tujuannya tentu menjaga hubungan baik dengan para pendukung Arabnya.

Alvian Hamzah, penulis lain buku tentang Qassem Soleimani menambahkan, propaganda kelompok tertentu selama ini berusaha menarasikan konspirasi Iran dan AS.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved