Bacaan Doa Qunut Nazilah dan Qunut Witir Serta Tata Caranya

Berikut tata cara dan bacaan doa Qunut Nazilah dan Qunut Witir lengkap dengan artinya.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
aboutislam.net
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Doa qunut bisa dibaca pada rakaat terakhir ketika salat subuh. Selain itu doa qunut dibaca pada salat fardhu (salat wajib 5 waktu) dan Salat Witir di Bulan Ramadhan.

Qunut Nazilah ini dibaca setelah ruku’ pada rakaat terakhir shalat fardhu.

Sementara qunut witir dibaca pada rakaat terakhir Salat Witir. Qunut witir dibaca di sepuluh hari terakhir Bulan Ramadhan.

Doa qunut juga disunahkan ketika tertimpa musibah, meskipun kita tidak berada langsung di lokasi kejadian.

ilustrasi
ilustrasi (ist)

Berbeda dengan doa qunut subuh, qunut nazilah dibaca sebelum sujud pada rakaat terakhir di setiap salat lima waktu.

MengutipTribun Batam, menurut Dewan Pimpinan MUI, Kiai Aiyub, Qunut Nazilah dibaca di setiap shalat fardhu.

Ketika shalat berjamaah, Imam salat dimohon untuk mengumumkan lafaz doa Qunut Nazilah, dengan mengganti kata untuk diri sendiri ‘ni‘ (mutakallim wahdah, saya) menjadi ‘na” (mutakallim ma’al ghair, kita), sementara makmum cukup mengaminkan saja.

Tata Cara Salat Sunah Lailatul Qadar di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Dia juga menjelaskan umat Islam perlu berwudhu secara benar dan sempurna, khususnya ketika mencuci kedua telapak tangan (ghaslul kaffaini).

Mengutip dari Serambi News, berikut tata cara dan doa yang diucapkan Qunut Nazilah :

1. Dilakukan di setiap shalat fardhu di rakaat terakhir setelah ruku’.

2. Membaca doa sebagai berikut:

"Allaahummahdii fiiman hadaiyt. Wa 'aafinaa fiiman 'aafaiyt. Wa tawallani fiiman tawallaiyt. Wa baarikli fiimaa a'thoiyt. Wa qini syarro maa qodloiyt. Fainnaka taqdlii walaa yuqdloo 'alaiyk. Wa innahu laa yadzillu man waalayt. Wa laa ya'izzu man 'aadaiyt. Tabaarokta robbanaa wa ta'aalaiyt. Fa lakal hamdu 'alaa maa qodloiyt. Astaghfiruka allahumma wa atuubu ilaiyk."

"Allaahummadfa' 'annal gholaa'a wal balaa'a wal wabaa' wal Fahsyaa'a wal munkar was suyuufal mukhtalifata wasy ssyadaaida wal mihan maa zhoharo minhaa wa maa bathona mim balainaa hadzaa khoosshoh, wa min buldaanil muslimiina 'aammatan innaka 'alaa kulli syaiin qadiir."

"Wa shallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin walkhamdulillahirabbil 'alamiin."

Artinya:

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved