Mengenali Penyebab Sakit Kepala Saat Puasa dan Cara Mengobatinya

Beberapa orang memilih minum obat sakit kepala, setelah berbuka puasa. Obat itu dapat meredakan sakit kepala.

Tayang:
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Mona Kriesdinar
ajp.com.au
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Pernahkah kamu mengalami sakit kepala saat menjalankan ibadah puasa ini? Ternyata memang tak sedikit yang mengalaminya.

Bahkan menurut penelitian penelitian sosial, ada 4 dari 10 orang mengalami sakit kepala ketika berpuasa.

Beberapa orang memilih minum obat sakit kepala, setelah berbuka puasa. Obat itu dapat meredakan sakit kepala.

Namun sakit kepala sering terjadi ketika berpuasa seharian penuh. Jika tidak minum obat, nyeri di kepala bisa bertambah parah.

ilustrasi
ilustrasi (ajp.com.au)

Bahkan sakit kepala dapat menganggu menjalankan ibadah puasa.

Penjelasan secara medis, nyeri pada kepala atau sakit kepala adalah rasa nyeri atau rasa tidak mengenakkan pada sebagian atau seluruh kepala.

Mengenali Penyebab Sakit Kepala dan Migrain dan Cara Meredakannya

Sakit kepala terjadi dari batas bawah dari dagu sampai ke daerah belakang kepala (daerah oksipital dan sebagian daerah tengkuk).

Tips Menjaga Kesehatan Mulut saat Berpuasa

Melansir Migraine Trust, sakit kepala atau pusing sering terjadi ketika menahan lapar dan dahaga.

Tetapi beberapa orang tidak sakit kepala ketika menjalankan ibadah puasa.

Dari artikel yang dipublikasikan National Headache Foundation, orang yang sering mengalami sakit kepala, rentan mengalami penyakit sama ketika berpuasa.

Mengutip Health24, Dr Elliot Shevel, dokter ahli sakit kepala menjelaskan penyebab dan cara mengatasi sakit kepala :

1. Dehidrasi

Ketika berpuasa, minum air putih diperlukan untuk menambah caira. Ketika kadar air dalam tubuh menurun, otak mulai menghasilkan histamin.

Reaksi alami ini bertujuan untuk melindungi otak agar tidak kehabisan pasokan air.

Pengeluaran histamin ini ternyata menyebabkan rasa sakit dan kelelahan. Ketika berpuasa, sakit kepala dan rasa lemah sering terjadi karena tubuh kekurangan cairan.

Cara untuk mencegah dehidrasi selama puasa, dengan minum banyak air putih saat sahur dan berbuka.

2. Stres

Mengutip dari verywellhealth.com, stres menyebabkan perubahan ketika berpuasa.

Penyebab sakit kepala dipengaruhi beberapa faktor pada manusia, termasuk penyebab unik seperti stress.

3. Ketagihan kafein

Ternyata kebiasaaan mengkonsumsi kafein dari kopi, teh, cokelat setiap hari, membuat tubuh rentan mengalami pusing ketika puasa.

Cara mengatasi pusing ketika puasa adalah mengurangi kebiasaan mengkonsumsi kafein.

Langkah ini dapat mencegah sakit kepala kambuh akibat penarikan kafein secara tiba-tiba.

4. Hipoglikemia

Hipoglikemia atau kondisi saat gula darah rendah, dapat memicu pusing ketika puasa.

Jika makan asupan gula tinggi sebelum memulai puasa dapat menyebabkan sakit kepala.

Makan atau minum tinggi gula ketika sahur, ternyata dapat meningkatkan kadar gula darah naik.

Proses naik turunnya gula darah ini dapat memicu sakit kepala.

Pencegahannya yaitu konsumsi makanan dan minuman rendah gula ketika sahur. Langkah ini dapat mencegah sakit kepala di siang hari.

Pilih makanan dengan kadar indeks glikemik yang rendah, sehingga kadar gula darah tidak naik turun secara cepat.

Beberapa asupan dengan indeks glikemik rendah di antaranya yoghurt buah rendah lemak, buah apel, buah anggur, lentil merah, dan oat.

Mengutip dari Grid health, untuk pencegahan sakit kepala ketika berpuasa adalah makan tepat waktu.

Misal dalam keadaan tidak terduga seperti rapat kerja yang panjang atau penerbangan yang tertunda, cobalah sedikit makanan atau sedikit gula.

Asupan makanan dibutuhkan tubuh untuk mengurangi sakit kepala.

Kurangi konsumsi kafein di minggu pertama sebelum puasa, diikuti minum secangkir kopi ketika hari pertama puasa

Konsultasi pada dokter jika sakit kepala terjadi secara terus menerus ketika berpuasa. Dapatkan obat sakit kepala yang efektif supaya ibadah puasa tetap lancar.

(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved